Kuras Isi Kotak Amal, Nelayan Divonis 7 Bulan

Terdakwa Ali Ibrahim divonis 7 bulan. (foto : sar)

Beritabalionline.com – Seorang nelayan bernama Ali Ibrahim yang ditangkap dan diadili karena mencuri isi kotak amal di Masjid  Bahari yang berlokasi di Jalan Raya Pelabuhan Bonoa,  Rabu (3/7/2019) divonis 7 bulan penjara.

Vonis hakim ini sama persis dengan tunturan Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Putu Eri Setiawan. Majelis hakim pimpinan I Wayan Kawisada dalam amar putusnya menyatakan terdakwa terbukti melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

Perbuatan terdakwa melanggar Pasal 363 ayat (1) ke-5 KUHP. “Kamu terima tidak,  hukuman tujuh bulan itu sudah ringan,  harusnya kamu itu dihukum satu tahun, ” tanya Hakim Kawisada yang dijawab terdakwa dengan anggukan kepala.

Demikian pula dengan jaksa yang ditanya hakim apakah menerima atas vonis itu, juga menyatakan menerima. “Kami menerima yang mulia, ” jawab jaksa Kejari Denpasar itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus yang menjerat terdakwa ini berawal saat terdakwa hendak sholat subuh di Masjid Bahari Jalan Raya Pelabuhan Benoa,  1 Maret lalu.

Karena Masjid dalam keadaan sepi,  timbul niat terdakwa untuk mengambil uang yang ada dalam kotak amal. Guna melancarkan aksinya, terdakwa sempat, masuk ke ruang imam mencari alat untuk mencongkel kotak amal.

Setelah mendapatkan alat berupa obeng,  terdakwa menuju ke kotak amal di pintu masuk sebalah Utara. Usai mencongkel kotak amal dan nenguras isinya, terdakwa langsung pergi mambawa uang Rp. 692.000. (sar)

BACA JUGA:  Nilep Komisi Karyawan, Mantan Supervisor Dituntut 1,5 Tahun Penjara