Simpan 1,70 Gram Sabu, Pasangan Lesbi Dituntut 6 Tahun Penjara

Pasangan lesbi kenakan rompi tahanan dituntut hukuman 6 tahun penjara. (foto : Sar)

Beritabalionline.com – Nasib kurang beruntung dialami Okta Satriani (30) dan Bayu Dita Dwiya (32) yang diduga menjalin hubungan sesama jenis (lesbi). Hanya gara-gara kedapatan menyimpan 3 paket sabu seberat 1,70 gram, keduanya dituntut 6 tahun penjara.

Dalam sidang, Senin (1/7/2019) Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ni luh Oka Ariani Adi Karini menyatakan perbutan Okta Satriani (terdakwa I) dan Bayu Dita Dwiya (terdakwa II) terbukti melanggar Pasal 132 ayat (1) Jo Pasal 112 ayat (1) UU Narkotika.

Yaitu percobaan permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana tanpa hak, memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I dalam bentuk bukan tanaman.

“Memohon kepada majelis hakim untuk menghukum kedua terdakwa dengan pidana masing-masing enam tahun penjara, ” sebut jaksa dalam amar tuntannya yang dibacakan dihadapan majis hakim pimpinan I Gede Ginarsa.

Selain itu, jaksa Kejari Denpasar itu juga menuntut agar kedua terdakwa dihukum denda Rp. 800 juta, dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti dengan hukuman kurungan selama tiga bulan.

Atas tuntutan itu, kedua terdakwa yang didampingi tim pengaca dari PBH Peradi Denpasar langsung mengajukan pembelaan secara lisan yang intinya memohon keringanan hukuman karena kedua terdakwa mengaku bersalah.

Sementara itu sebagaimana terungkap dalam fakta persidangan, kedua terdakwa yang tinggal ditempat yang sama di Jalan Nusa Indah 19 Kamar No. 6 itu ditangkap pada tanggal 15 Maret 2019 sekira pukul 18.30 wita.

Penangkapan kedua terdakwa ini berawal dari adanya laporan masyarakat yang menyebut ada seorang perempuan tomboy yang dipanggil Trapa sering mengedarkan sabu.

Atas laporan itu, polisi melakukan penyelidikan diseputaran tempat tinggal terdakwa. Saat itu, polisi melihat ada perempuan dengan ciri-ciri gemuk agak pendek datang dari sebuah warung menuju kamar kost No. 6 Jalan Nusa Indah.

BACA JUGA:  Cabuli Bocah 13 Tahun, Pedagang Buah Keliling Dituntut 6 Tahun

Sebelum masuk kamar, polisi langsung mengamankan perempuan yang kemudian dektahui bernama Bayu Dita Dwiya (terdakwa II). Kepada petugas, terdakwa II mengaku tinggal bersama Okta Satriani (terdakwa I).

Polisi lalu membawa terdakwa II masuk kedalam kamar kost No.6 yang ternyata dalam kamar itu ada terdakwa I. Saat itu pula langsung dilakukan penggeledahan, baik dalam diri kedua terdakwa maupun tempat tinggalnya.

Dari penggeledahan itu polisi menemukan tiga paket sabu seberat 1,70 gram. Kepada polisi kedua terdakwa mengaku barang bukti sabu itu adalah milik Eka.

Keduanya juga mengaku membatu Eka (tidak diketahui keberadaanya) mengedarkan sabu yang diberi upah sabu serta biaya membayar kost. (sar)