Tim Gabungan Pemkot Denpasar Sidak Warga Pendatang di Pelabuhan Benoa

Pelaksanaan Pengendalian Penduduk bersama Tim Gabungan di Pelabuhan Benoa. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Guna mengantisipasi penduduk pendatang (Duktang) ilegal di wilayah Kota Denpasar, Tim Gabungan yang terdiri atas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar, Sat Pol PP, Kepolisian, dan KPKL kembali menggelar sidak Administrasi Kependudukan (Adminduk) dengan menyasar warga  pendatang yang tiba Pelabuhan Benoa pada Kamis (27/6/2019) malam.

Pelaksanaan sidak yang digelar masih serangkaian arus mudik Lebaran tersebut turut menyasar KM Tilong Kabila yang membawa sedikitnya 1.013 penumpang. Dari kegiatan tersebut seluruh penumpang telah mengantongi identitas kependudukan sesuai persyaratan tertib Adminduk.

Kadis Dukcapil Kota Denpasar, I Dewa Gede Juli Artabrata didampingi Kabid Pendataan Penduduk Disdukcapil Kota Denpasar Ni Luh Lely Sriadi mengatakan, penataan penduduk pendatang dilakukan untuk mengantisipasi penduduk ilegal serta mengetahui jumlah pendududuk Kota Denpasar sebelum dan pascaarus mudik Lebaran 2019.

“Sidak adminsitrasi kependudukan ini merupakan kali ketiga kami laksanakan. Dari kegiatan rutin ini tingkat pelanggaran terus menurun, dan malam ini semua penumpang telah melengkapi diri dengan identitas dan administrasi kependudukan,” jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, selain untuk pengendalian penduduk di Kota Denpasar, kegiatan ini juga salah satu upaya untuk mensosialisasikan kepada penduduk pendatang bahwa E-KTP itu sangat penting.

“Untuk itu saya imbau agar semua penduduk kemanapun tujuannya harus membawa E-KTP, dan kepada pihak pelabuhan agar ikut mensosialisasikan tertib administrasi dari keberangkatan,” imbaunya.

Sementara Kasat Pol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga saat dikonfirmasi terpisah menegaskan bahwa seluruh masyarakat wajib mengantongi diri dengan identitas kependudukan.

Hal tersebut terkait dengan pendataan dan tertib administrasi oleh Disdukcapil. Jika ada warga yang tidak membawa identitas, maka akan diserahkan ke Sat Pol PP sebagai penegak Perda, demikian Anon Sayoga. (tra)

BACA JUGA:  Hanya Mitos, Minum Es saat Menstruasi Sebabkan Darah Membeku