Polisi Sebut Senjata Milik Brimob yang Hilang Pernah Ditembakkan Pencurinya

Kombes Pol. Ruddi Setiawan menunjukkan senjata api laras panjang milik anggota Brimob yang hilang. (foto : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Polresta Denpasar memastikan senjata api laras panjang jenis SSI yang ditemukan didalam mobil di Jalan Bandung nomor 16 Perumahan Puri Gading, Jimbaran, Kuta Selatan, Kabupaten Badung merupakan senjata api milik anggota Brimob yang hilang dua tahun lalu.

“Sudah positif bahwa itu senjata api milik anggota Brimob yang hilang,” terang Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan saat ekspose kasus penemuan senjata di Mapolresta Denpasar, Selasa (25/6/2019).

Kapolresta menyebut, kepastian bahwa senjata api dengan nomor : SS1 – V1 KAL 5,56 (96.042133) ini milik anggota Brimob yang hilang di Hotel Ayana, Jimbaran, Kuta Selatan, Kabupaten Badung sekitar dua tahun silam berdasarkan hasil uji Labfor Mabes Polri Cabang Denpasar.

“Warnanya dirubah, senjata ini awalnya warna hitam, oleh pelaku kemudian dicat warna silver,” tegas Kapolresta.

Kasubdit Balistik Metarologi Rorensik Labfor Cabang Denpasar AKBP I Gusti Putu Dana menyatakan, dari hasil uji Labfor, senjata api laras panjang produksi PT Pindad tersebut sempat ditembakkan oleh pencurinya. Namun pihaknya tidak bisa memastikan kapan waktu ditembakannya.

“Sempat digunakan, berapa peluru dan kapan waktunya kita tidak ketahui. Yang pasti, senjata tersebut masih berfungsi baik dan amunisi juga masih bisa digunakan,” tegas Putu Dana.

Penemuan senjata api bermula dari kecurigaan pegawai Home Stay Kampung 168, yang melihat mobil parkir di pinggir Jalan Bandung nomor 16 Perumahan Puri Gading, Jimbaran, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Jum’at (21/6/2019) sekitar pukul 17.00 Wita.

Kecurigaan muncul karena mobil Toyota Avanza warna hitam dengan nomor polisi L 1304 QZ (plat palsu) tersebut parkir sejak tiga bulan yang lalu. Keberadaan mobil kemudian dilaporkan ke Polsek Kuta Selatan. Petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan.

BACA JUGA:  Manajemen Baru Sky Garden dan Seorang Notaris Dipolisikan

Dari dalam bagasi belakang mobil, petugas kepolisian menemukan sejumlah barang berupa senjata api laras panjang, rompi anti peluru, golok, linggis, jas hujan, palu, tali, topeng berbentuk wajah, wig rambut dan koper.

“Senjata api ditemukan dibawah tumpukan barang-barang. Di dalam senjata ditemukan sebuah butir peluru. Dari hasil uji balistik, peluru masih berfungsi dengan baik dan dapat ditembakkan,” papar Kombes Ruddi. (agw)