Tega Nian, Pria ini Jual Istrinya ke Pria Hidung Belang

Polres Malang amankan pelaku kasus prostitusi. (foto : Merdeka.com)

Beritabalionline.com – FS (25) dibekuk jajaran Polres Malang, Jawa Timur, setelah diduga menjual istri sahnya untuk kegiatan prostitusi. Pria asal Lamongan itu ditangkap setelah menjual NV (27) untuk sebuah layanan seksual dengan dua pria sekaligus atau threesome.

Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, mengatakan FS diamankan bersama NV, korban yang juga istri pelaku. Keduanya ditangkap dalam sebuah transaksi di sebuah hotel di kawasan Singosari, Kabupaten Malang.

“Ini yang kita tangkap suaminya, FS. Dia bersama istri sahnya, mencari pelanggan. Keduanya menyediakan layanan seksual mencari pelanggan dan mengutip bayaran,” kata Ujung dalam jumpa pers di Mapolres Malang di Kepanjen, Senin (24/6).

FS yang tercatat sebagai warga Desa Sumberejo, Kota Lamongan membawa NV ke hotel tersebut. Pelaku sudah janjian terlebih dahulu dengan seorang pelanggan untuk kemudian bertemu sesuai kesepakatan.

“Jadi bukan hanya berdua tetapi menurut pengakuan, mereka ini akan threesome dengan pelanggan,” kata Yade.

Pelanggan yang menentukan lokasi dan keduanya datang ke hotel. Pelaku datang bersama NV pada 19 Juni untuk sebuah transaksi hubungan badan.

“Mereka janjian di hotel, pelanggan menentukan hotelnya. Mereka yang datang datang sendiri ke hotel,” ungkapnya.

Yade menyebut, kasus tersebut terbilang unik di mana seorang suami menjual istrinya sendiri. Kasus tersebut sebagai fenomena sosial yang perlu mendapat sorotan bersama untuk mendapatkan penyelesaian dari semua kalangan.

“Tadinya kita berpikiran bahwa yang bersangkutan bukan suami istri sah, tetapi benar, ternyata pasangan suami istri sah,” tegasnya.

Tersangka dijerat dengan pasal Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) karena dianggap menyediakan layanan seksual baik langsung atau tidak langsung. Pelaku diancam hukumna 3 sampai 15 tahun penjara.

BACA JUGA:  Cegah Corona, Jokowi Minta Menteri KKP Bantu Sediakan Ikan Bergizi untuk Warga

“Termasuk kita jerat dengan UU Pornografi, ancaman hukumannya 6 bulan sampai 6 tahun penjara,” paparnya. (itn)