Eksekutif dan Legislatif Tabanan Sepakat Bahas 4 Ranperda

Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Tabanan. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, menghadiri Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Tabanan dengan agenda Tanggapan/Jawaban Ekeskutif terhadap Pandangan Umum Fraksi-fraksi di DPRD, terkait dengan pembahasan empat Ranperda guna mewujudkan produk hukum Daerah.

Sidang diselenggarakan pada Senin, (24/6/2019) di Aula Sidang DPRD setempat dipimpin Ketua DPRD, I Ketut Suryadi di dampingi Wakil Ketua Ni Made Meliani dan Wakil Ketua lainnya Sri Labantari. Sidang juga dihadiri seluruh Forkopimda Kabupaten Tabanan dan OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan. Mereka sepakat akan membahas empat Ranperda tersebut sesuai mekanisme yang ada di DPRD.

Hal ini menunjukkan adanya komitmen yang sama antara ekskekutif dan legislatif dalam rangka memberikan payung hukum, guna mewujudkan produk hukum daerah sebagai landasan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Tabanan

Setelah seluruh fraksi-fraksi di DPRD membacakan Pemandangan Umumnya, maka disetujui keempat Ranperda tersebut akan dibahas ke tahap selanjutnya sesuai dengan mekanisme yang ada di DPRD Kabupaten Tabanan.

Keempat Ranperda tersebut adalah, Ranperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggarn 2018, Ranperda Perubahan atas Peraturan Daerah No 16 tahun 2014 tentang penyertaan  modal daerah pada perusahaan daerah air minum, Ranperda perubahan ke tiga atas peraturan daerah No 29 Tahun 2011 tentang retribusi temat rekreasi dan olahraga, dan terakhir Ranperda tentang PDAM Tirta Amerta Buana Kabupaten Tabanan.

Terkait dengan Pandangan Umum yang diberikan oleh kelima Fraksi di DPRD, bupati yang akrab disapa Eka tersebut menyatakan sependapat dengan pemandangan umum Fraksi Dewan bahwa kedepan PAD harus terus ditingkatkan, sejalan dengan potensi yang dimiliki Kabupaten Tabanan.

BACA JUGA:  Pascakebakaran 3 Tahun Silam, Pasar Tradisional Terbesar di Pulau Dewata Beroperasi Kembali

Dijelaskannya, kedepan akan dilakukan berbagai terobosan yang lebih bersifat inovatif, di antaranya dengan melakukan gebyar pembayaran PBB, penerapan aplikasi pajak secara online dan lain sebagainya.

Srikandi asal Tegeh Angseri itu juga mengucapkan terimakasih yang setinggi-setingginya atas apresiasi terhadap Empat Ranperda tersebut dan pencapaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk kelima kalinya secara berturut-turut terhaadap LKPD Kabupaten Tabanan tahun 2014-2018.

“Opini WTP ini hakekatnya merupakan hasil kerja keras kita bersama, seluruh OPD serta seluruh komponen yang terkait di dalam pengelolaan keuangan Daerah. Mempertahankannya tentu sangat sulit, karena itu diharapkan kedepan kerjasamanya lebih ditingkatkan kembali guna mencapai apa yang kita harapkan,” pinta Bupati Eka.

Terkait Ranperda tentang retribuasi tempat rekreasi dan olahraga, Bupati Eka menyampaikan pihaknya sepakat dengan fraksi di dewan sebagai upaya  untuk meningkatkan  pelayanan dan kenyamanan pengunjung yang pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan penerimaan dari retribusi daerah.

Hal ini menunjukkan adanya komitmen yang sama antara ekskekutif dan legislatif dalam rangka memberikan payung hukum, guna mewujudkan produk hukum daerah sebagai landasan dalam penyelenggaraan Pemerintahan dan Pembangunan di Kabupaten Tabanan, demikian Bupati Eka. (tra)