Bahas Penanganan Cyber Crime, Kapolda Bali Temui Kepolisian Australia

Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose dengan Team Leader Cyber Crime Operations di Kantor AFP Queensland, Australia. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Kasus Cyber Crime di Indonesia tergolong tinggi. Selama menjadi Kapolda Bali Irjen Petrus Reinhard Golose mengaku dirinya memprioritaskan penanganan kasus transnasional crime karena kejahatan ini bisa dilakukan lintas negara.

“Polda Bali sudah banyak mengungkap kasus besar kejahatan siber yang pelakunya orang asing, seperti skimming dan cyber fraud. Kejahatan siber berkembang pesat seiring perkembangan teknologi saat ini,” kata Kapolda Bali ketika menggelar pertemuan dengan Team Leader Cyber Crime Operations di Kantor AFP Queensland, Australia, Jumat (23/6/2019).

Kapolda menerangkan, tidak sedikit pihaknya menangkap WNA asal Bulgaria yang terlibat kasus skimming dan ratusan warga Tiongkok karena terlibat kasus cyber fraud. Untuk para tersangka cyber fraud dijemput kepolisian Tiongkok untuk diproses hukum di negaranya.

Sementara Team Leader Cyber Crime Operations, Natasha Veljkovic mengatakan, Cyber crime harus ditangani melalui kerjasama internasional. Dunia siber yang tidak memiliki batas dan melibatkan banyak orang sehingga kompleksitas permasalahannya bersifat multi-dimensi dan membutuhkan langkah penanganan yang komprehensif.

“Kepolisian Queensland sangat serius menangani cyber crime. Para pelaku kejahatan diproses hukum berdasarkan Kitab Undang-undang Hukum Pidana Australia Tahun 1995 Bagian 10.7,” jelasnya.

Natasha Veljkovic menerangkan, ada 10 jenis kejahatan yang ditangani Tim Cyber Crime AFP, di antaranya penipuan online, layanan pembayaran, informasi pribadi, email bisnis yang membahayakan, pencurian data, malware sebagai layanan, ransomware, eksploitasi perangkat seluler, penolakan pelayanan dan kejahatan terorganisir.

“Untuk mengatasi kejahatan siber dilakukan kerjasama dengan ACSC (Australian Cyber Security Centre), private sector seperti Google, Facebook, akademisi serta bekerjasama Interpol dan Aseanapol,” ucapnya.

BACA JUGA:  Pura-pura Bertamu, Hidayat Bawa Kabur Sepeda Motor Milik Temannya

AFP Queensland juga memiliki website yang sangat mudah diakses untuk melaporkan kejahatan siber yang bernama ACORN (Australian Cybercrime Online Reporting Network) dengan alamat email acorn.gov.au.

“Saya berharap akan ada pelatihan bersama untuk penanganan kejahatan siber di Australia khususnya di Queensland,” kata Natasha Veljkovic kepada Kapolda Bali yang saat itu didampingi Direktur Reskrimsus Polda Bali, Kombes Pol. Yuliar Kus Nugroho, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja, dan Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Ruddi Setiawan. (agw)