Pangdam Terima Pemaparan Sasaran TMMD di Wilayah Kodam IX/Udayana

Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Benny Susianto menerima pemaparan pelaksanaan TMMD ke 105 tahun 2019. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Benny Susianto selaku Pengendali Kegiatan Operasional (PKO) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) menerima paparan dari Para Dandim yang menjabat sebagai Dansatgas TMMD ke 105 Tahun 2019 wilayah Kodam IX/Udayana.

Kegiatan Program TMMD ke 105 di wilayah Kodam IX/Udayana kali ini tersebar di empat lokasi/sasaran. di antaranya di wilayah Provinsi NTT dilaksanakan di dua lokasi yaitu wilayah Kodim 1604/Kupang di Desa Netemnanu Utara dan Nunuana, Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang dan wilayah Kodim 1622/Alor di Desa Pailelang, Kecamatan Alor Barat Daya, Kabupaten Alor.

“Sedangkan Provinsi NTB dilaksanakan di wilayah Kodim 1615/Lotim di Desa Senyiur, Kecamatan Kruak, Kabupaten Lombok Timur. Serta Provinsi Bali di wilayah Kodim 1610/Klungkung di Desa Nyanglan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung,” kata Pangdam di Ruang Airlangga Makodam IX/Udayana Denpasar, Kamis (20/6/2019).

Setelah Para Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD memaparkan rencana dan sasaran yang meliputi sasaran fisik maupun non fisik yang dihadiri oleh Danrem 161/WS, Danrem 162/WB dan Danrem 163/WSA selaku Penanggung Jawab Keberhasilan Pelaksanaan (PKP) TMMD ke-105, dilanjutkan pengarahan dan penekanan oleh Pangdam IX/Udayana.

“Dalam pelaksanaan di lapangan agar dapat berjalan aman, lancar, tepat waktu dan tepat sasaran sesuai tujuan dilaksanakannya. Program TMMD yaitu untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan bersifat fisik maupun non fisik serta memantapkan kemanunggalan TNI-Rakyat yang kokoh, tangguh dan kuat untuk tetap tegaknya NKRI,” ucap Pangdam.

Dikatakan, sasaran yang sudah direncanakan oleh para Dansatgas, agar benar-benar diyakinkan tidak bermasalah baik dari segi anggaran maupun lahan yang menjadi sasaran program TMMD seperti pembebasan lahan untuk pembangunan infrastruktur jalan. Terkait kegiatan fisik mengenai rehab rumah penduduk dan fasilitas umum /ibadah, agar dilakukan kerjasama dengan menyertakan stakeholder terkait, karena program ini menitik beratkan pada kegiatan sosial kemasyarakatan.

BACA JUGA:  Dampak Corona, Jam Operasional Pasar Tradisional di Gianyar Dibatasi

“Untuk kegiatan non fisik, agar lebih mengintensifkan pada kegiatan penyuluhan tentang narkoba. Hal ini dimaksudkan guna mencegah dan memberikan pemahaman kepada masyarakat desa khususnya tentang bahaya narkoba,” pesan Pangdam. (agw)