Terima Paket Sabu & Ekstasi, Tukang Kebun Diamankan Petugas Bea Cukai Ngurah Rai

Foto ilustrasi.

Beritabalionline.com – Seorang tukang kebun berinisial AW yang bekerja di salah satu penginapan di Bali, diamankan petugas Bea Cukai Ngurah Rai karena kedapatan menerima paket narkoba jenis ekstasi dan sabu.

“Penindakan pertama dilakukan pada bulan April 2019 terhadap seorang pria WNI asal Bandung yang mengirimkan paket dengan menggunakan jasa Perusahaan Jasa Titipan (PJT) yang dalam proses penindakannya melibatkan istrinya sendiri,” kata Husni Syaiful, Kepala Bidang Penindakan dan Penyelidikan Kantor Wilayah DJBC Bali, NTB, dan NTT, yang didampingi Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai TMP Ngurah Rai, Himawan Indarjono, Rabu (19/6/2029).

Dijelaskan, modus yang digunakan tersangka AW yaitu dengan menyelipkan paket ekstasi dan shabu tersebut ke dalam sebuah kotak berisi pakaian bayi. Pihaknya juga mengatakan bahwa tersangka meminta pihak Jasa Titipan untuk mengirimkan paket tersebut ke rumahnya di Jalan Abian Timbul, Denpasar.

Kecurigaan petugas berawal dari dilakukannya pemeriksaan X-Ray oleh petugas Bea Cukai terhadap barang kiriman yang berasal dari Malaysia tersebut. Selanjutnya petugas Bea Cukai melakukan pemeriksaan fisik, didapati isi paket tersebut berupa 1 (satu) buah plastik klip berisi 99 butir tablet berwarna biru dengan berat bruto 27, 58 gram, 1 (satu) buah plastik klip berisi 96 butir tablet berwarna kuning dengan berat bruto 28, 64 gram dan 3 (tiga) buah plastik berisi barang berupa kristal dengan berat total bruto 167,66 gram.

Dari barang bukti tersebut kemudian dilakukan uji laboratorium di Laboratorium Bea dan Cukai Ngurah Rai.

Dari hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa barang kiriman tersebut positif mengandung barang sediaan narkotika berupa MDMA dan methamphetamine.

Ditemukannya paket kiriman narkotika, jenis ekstasi dan shabu tersebut, setelah dilakukan control delivery dari petugas Bea Cukai dengan Polda Bali dan jasa titipan. Dalam hal ini jasa pengiriman yang digunakan oleh AW dimintanya untuk mengirimkan ke rumah tersangka. Sesampainya di rumah tersangka, para petugas hanya bertemu dengan istri tersangka, YY.

BACA JUGA:  Selundupkan 892 Gram Sabu di Dalam CD, Duo Thailand Dituntut 19 Tahun Penjara

Kemudian petugas Polda Bali melakukan penyelidikan dan pengecekan ke tempat kerja tersangka di salah satu hotel di sunset road, namum hasilnya nihil. Setelah dilacak keberadaannya, tersangka berada di pasar Padalarang, Bandung, Jawa Barat, sedang berjualan di sebuah toko kelontongan, untuk selanjutnya dilakukan penangkapan pada 30 Mei 2019. (agw)