Setelah Cuti Bersama, Sekda Gianyar Sidak Tingkat Kehadiran ASN

Sekda Gianyar I Made Gede Wisnu Wijaya melakukan sidak kehadiran aparatur sipil negara (ASN) di sejumlah OPD (organisasi pemerintahan daerah).(foto: yesi)

Beritabalionline.com – Tingkat kehadiran ASN di lingkungan Pemkab Gianyar pada hari pertama kerja setelah cuti bersama, cukup tinggi, yang terbukti dalam inspeksi mendadak (sidak) oleh Sekda Gianyar I Made Gede Wisnu Wijaya ke sejumlah OPD setempat.

“Sidak ini dilakukan untuk menindaklanjuti surat edaran Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Nomor B/26/M.SM.00.01/2019 tentang laporan hasil pemantauan kehadiran ASN sesudah cuti bersama Hari Raya Idul Fitri,” kata Sekda di sela-sela sidak di Gianyar, Senin (10/6/2019).

Selain itu, sidak juga untuk menegakkan disiplin pegawai dan optimalisasi pelayanan publik setelah libur panjang. Sesuai arahan, hasil sidak ini akan dikirim langsung ke Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI.

Tepat pukul 08.00 Wita, Sekda Wisnu Wijaya melakukan sidak dengan didampingi oleh Plt. Inspektur Kabupaten Gianyar I Wayan Suardana, Kepala BKPSDM I Ketut Artawa, dan Asisten Administrasi dan Ekonomi Pembangunan Setda Kab. Gianyar I Made Suradnya beserta tim.

Tim mengadakan sidak ke tiga OPD di Lingkungan Pemkab. Gianyar seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Dari hasil sidak ketiga OPD tersebut tingkat kehadiran pegawai hampir seratus persen kecuali ada beberapa orang yang izin karena sakit dan mengikuti diklat.

“Ini sangat membanggakan, karena tingkat disiplin ASN/pegawai di lingkungan Pemkab. Gianyar sudah cukup tinggi. Seperti di Dinas PUPR dari  total pegawai sebanyak 411 orang, hanya dua orang yang tidak hadir, satu karena sakit dan satu lagi sedang mengikuti diklat PIM. Begitu juga halnya dengan di BPKAD dan DPMPTSP jumlah kehadiran pegawai hampir 100 persen,” katanya.

BACA JUGA:  Bupati Bangli Ajak Generasi Milenial Aktualisasikan Gotong Royong dengan Semangat Persatuan dan Kerja Keras

Sesuai dengan surat edaran, pihaknya sudah meminta kepada kepala perangkat daerah dan kepala bagian untuk menugaskan pejabat yang menangani kepegawaian menyetorkan print absen retina pagi pada hari Senin tanggal 10 Juni 2019 seluruh ASN di lingkungan kerjanya ke BKPSDM kabupten Gianyar paling lambat pukul 09.00 Wita di hari yang sama.

Terhadap ASN yang melanggar atau tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah pada hari pertama kerja kata Sekda Wisnu Wijaya akan dijatuhi sanski hukuman disiplin sesuai pasal 3 angka 17 Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

“Sanksi yang diberikan mungkin tidak seberapa berat, tapi jika  nama kita tertera di Kementerian PAN RB tentu membuat kita malu sebagai seorang ASN. Namun saya bersyukur ASN di Gianyar cukup disiplin, tidak ada yang melanggar,” ujar Wisnu Wijaya bangga.

Pada kesempatan sidak di  Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Sekda Wisnu Wijaya juga memanfaatkan momen ini untuk menetapkan DPMPTSP sebagai Zona Integritas anti gratifikasi, korupsi, pungli dan anti suap.

Penetapan itu ditandai dengan penyematan pin Zona Integritas pada pejabat dimulai dari Kepala DPMPTSP I Dewa Gede Alit Mudiarta dilanjutkan dengan para Kabid sebagai wujud komitmen untuk menerapkan pelayanan yang bersih dan anti korupsi.

“Penetapan Zona Integritas adalah bentuk komitmen untuk memberikan pelayanan yang bersih jangan bertindak di luar aturan yang berlaku,” tegas Wisnu Wijaya.(yes)