Antisipasi Aksi Teror, Anjing Khusus Pelacak Bahan Peledak Disiagakan di Pintu Masuk Bali

Polisi memeriksa barang pengendara mobil menggunakan anjing pelacak. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Penjagaan Pelabuhan Gilimanuk diperketat pascaperistiwa bom yang menyasar Pos Pengamanan arus mudik di Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Ratusan petugas kepolisian dikerahkan untuk melakukan pemeriksaan di pintu masuk Bali.

“Pemeriksaan intensif tidak hanya terhadap kendaraan, namun juga identitas serta surat kendaraan dan barang bawaan yang akan masuk ke Bali,” kata Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol I Nyoman Subawa, Selasa (4/6/2019).

Selain personel bersenjata laras panjang serta berpakaian preman, dalam pemeriksaan juga dilibatkan anjing pelacak. Kapolsek menyebut, anjing pelacak yang diterjunkan di setiap pos memiliki kemampuan khusus karena mampu mendeteksi bahan peledak.

“Setiap kendaraan yang masuk Bali diperiksa anjing pelacak. Hal ini guna mengantisipasi adanya kendaraan yang membawa bahan peledak ke Bali,” papar Kompol Subawa.

Kapolsek menambahkan, dengan pengetatan pengamanan dan pemeriksaan setiap kendaraan, orang serta barang yang akan masuk ke Bali diharapkan mampu mencegah aksi kejahatan sejak dini.

“Dengan upaya ini diharapkan pelaku kejahatan bisa terdeteksi lebih awal di pintu masuk Bali. Sehingga kejadian seperti di Pos Pengamanan Arus Mudik Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin malam kemarin tidak terjadi di Bali,” tandas Kapolsek. (agw)

BACA JUGA:  Angka Kesembuhan Pasien Positif Covid-19 di Bali Capai 85,80 Persen