Tinggi Gelombang di Perairan Bali Capai 4 Meter, Masyarakat dan Nelayan Diminta Waspada

Tinggi gelombang laut di perairan Bali akibat angin kencang dan cuaca buruk. (foto : ist).

Beritabalionline.com – Angin kencang disertai gelombang tinggi melanda sebagian besar perairan wilayah Bali. Badan Meteorologi, Klimatologi, Dan Geofisika (BMKG) wilayah 3 Denpasar menyebutkan, cuaca buruk diperkirakan berlangsung tiga hari, 1-3 Juni 2019.

“Tinggi gelombang laut di Samudera Hindia Selatan Bali hingga NTB mencapai 3 hingga 4 meter,” terang Kepala BMKG wilayah 3 Denpasar, Mohamad Taufik Gunawan, Sabtu (1/6/2019) di Denpasar.

Gunawan menjelaskan, untuk selat Bali bagian selatan, selat Badung (Sanur), perairan selatan Bali seperti Nusa Dua, Pecatu, Ungasan, Tanah Lot, Kuta dan perairan selatan Nusa Penida, tinggi gelombang laut dapat mencapai 2 sampai 3,5 meter.

Dikatakan, fenomena pasang maksimum air laut dapat berdampak pada terganggunya transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir, petani garam serta bongkar muat di pelabuhan.

Cuaca buruk berupa tinggi gelombang laut disertai angin kencang juga membuat pihak BMKG memberi imbauan kepada para operator pelayaran yang beroperasi di Pelabuhan ASDP Ketapang-Gilimanuk untuk selalu waspada.

“Masyarakat atau perusahan pelayaran yang melakukan aktivitas di dalam area peringatan dini diimbau untuk memperhatikan perkembangan informasi cuaca dari BMKG,” ucapnya. (agw)

BACA JUGA:  Bali Classic Motor Show 3 Tahun 2019, “Never Ending Classic”