Wabup Sanjaya Apresiasi Semangat Warga Dauh Peken Sambut Lomba Desa Tingkat Provinsi

Wabup Sanjaya menghadiri persiapan penilaian Lomba Desa Tingkat Provinsi 2019 di Desa Dauh Peken. (foto : Hms Tabanan)

Beritabalionline.com – Wakil Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya menyatakan bangga dan terimakasih atas semangat yang ditunjukkan warga Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, sehingga mampu tampil mewakili Kabupaten Tabanan dalam Lomba Desa Tingkat Provinsi tahun 2019.

Hal itu disampaikan Wabup Sanjaya saat menghadiri acara persiapan penilaian Lomba Desa di Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, Senin (27/5/2019) pagi. Dalam kesempatan itu turut hadir perwakilan dari DPRD Tabanan, Kepala DPMD Tabanan, pejabat OPD terkait, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tabanan, unsur Muspika, perbekel dan tokoh masyarakat setempat.

Tampilnya Desa Dauh Peken sebagai Duta Kabupaten Tabanan dalam Lomba Desa Tingkat Provinsi Bali tahun 2019 ini, setelah melalui tahapan penilaian yang dilakukan Pemkab Tabanan dengan menyisihkan 9 desa wakil kecamatan yang ada di Kabupaten Tabanan.

“Saya ingatkan bahwa lomba seperti ini adalah bukan tujuan akhir, melainkan sebagai sarana untuk mengingatkan kepada kita semua agar selalu bangkit dan bersemangat mengatasi permasalahan, mengelola potensi yang ada untuk dimanfaatkan secara maksimal meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Sanjaya.

Selanjutnya Sanjaya berharap agar lomba desa seperti ini menjadi ajang untuk evaluasi diri, bukan hanya bagi warga Desa Dauh Peken, namun seluruh desa yang ada di Tabanan. Demikian pula kepada seluruh OPD di lingkungan Pemkab Tabanan, bahwa pada hakekatnya lomba desa merupakan penilaian atas kinerja instansi yang tercermin dalam pembangunan di desa.

“Oleh karena itu, mulailah merancang program yang inovatif, bersinergi satu sama lainnya sehingga dengan kemampuan sumber daya Daerah yang terbatas dapat dioptimalkan untuk menjadikan masyarakat Tabanan yang Serasi (Sejahtera, Aman dan Berprestasi),” pinta Wabup Sanjaya.

BACA JUGA:  Kapal Penumpang di Benoa Tak Beroperasi, Tradisi Mudik Hilang

Sementara Kepala Dinas DPMD, Roemi Soelistyawati mengatakan bahwa lomba desa ini merupakan instrument tahunan dalam mengevaluasi keberhasilan pembangunan dan sekaligus sebagai tolok ukur atas capaian program dalam pembangunan desa.

“Partisipasi dan keswadayaan masyarakat hendaknya dijadikan sebagai piranti dalam pemberdayaan masyarakat, sehingga dapat mengakselerasi pembangunan nasional dan Nawa Cita yang dicanangkan Presiden Joko Widodo,” demikian Roemi. (tra)