Wanita Muda Dipukul dan Diperkosa Pemuda Bertato

Dedy Wahyu al Rahman pelaku perkosaan tertunduk malu. (foto : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Seorang gadis berinisial DPT (18) diperkosa remaja bernama Dedy Wahyu al Rahman (18) di Penginapan Pondok Arta di Jalan Mertasari No. 919 Sanur, Denpasar selatan. Korban tidak berani melawan lantaran diancam oleh pelaku.

“Karena melawan korban dipukul dan ditendang. Saat korban berusaha berteriak, pelaku juga mencekik leher korban,” terang Waka Polresta Denpasar AKBP Beny Pramono saat ekspose di Mapolresrta Denpasar, Rabu (22/5/2019).

Nasib naas bermula ketika korban berkenalan dengan tersangka melalui media sosial Facebook pada tanggal 11 Mei 2019. Setelah itu antara korban dan pelaku saling berkirim pesan lewat messenger Facebook dan beberapa kali melakukan video call melalui WhatsApp.

Tersangka mulai menunjukkan watak jahatnya. Ini tampak saat mengajak korban bertemu, namun ditolak oleh korban, Rabu (15/5/2019) siang, pemuda yang kos di Jalan Pratama, Gang Bidadari kamar nomor 1, Kuta Selatan, Kabupaten Badung ini mengancam akan mendatangkan Ormas.

Karena takut dengan ancaman, sekitar pukul 19.30 Wita korban menemui tersangka di pertigaan jalan dekat dengan tempat korban tinggal di Pemogan, Denpasar Selatan. Setelah bertemu, tersangka yang sehari-hari bekerja di water sports di seputaran Jimbaran, Kuta Selatan ini mengatakan akan mengajak korban jalan-jalan.

“Tetapi korban justru diajak ke sebuah penginapan dengan alasan mampir ke kos temannya. Korban lalu diajak masuk ke dalam kamar penginapan oleh tersangka,” jelas Waka Polresta.

Polisi tunjukkan BB yang dikenakan pelaku saat perkosa korban. (foto : Agung Widodo)

Setelah mengunci kamar, pemuda bertubuh kurus dan badannya penuh tato ini langsung memukul dan memperkosa korban. Lantaran dibawah ancaman dan beberapa kali dipukul dan ditendang oleh tersangka, korban hanya bisa diam. Puas melampiaskan nafsu bejatnya, tersangka kembali mengantar korban ke tempat semula bertemu.

BACA JUGA:  Kasus Majikan Siram Pembantu dengan Air Panas Dilimpahkan ke Kejari Gianyar

Dengan diantar keluarganya, korban kemudian melapor ke Polresta Denpasar. Dari hasil penyelidikan, Minggu (19/5/2019) sekitar pukul 23.30 Wita, Tim Opsnal Satreskrim Polresta Denpasar memperoleh informasi bahwa pelaku menuju Jawa Timur.

Dipimpin Kanit V AKP Bambang Haryanto, petugas langsung melakukan pengejaran. Tersangka akhirnya dibekuk di keluarga ibu kandungnya di Jalan Juanda, Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (20/5/2019) sekitar pukul 19.00 Wita.

Kepada polisi, tersangka mengakui perbuatannya telah memperkosa korban. Selain meringkus tersangka, petugas mengamankan barang bukti berupa sebuah baju kaos warna putih, sebuah celana pendek kain warna coklat, sebuah baju rompi warna biru, singlet warna hitam yang dikenakan tersangka, serta pakaian yang dikenakan korban.

“Tersangka kita kenakan pasal 285 KUHP dan atau pasal 289 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,” demikian Waka Polresta. (agw)