Maksimalkan Pelayanan Autis, Pemkot Denpasar Berguru ke Yogyakarta untuk Kembangkan PLA Jadi UPTD

Ny IA Selly D Mantra saat mengunjungi Pusat Layanan Autis Daerah Istimewa Jogyakarta. (foto : ist)
Beritabalionline.com – Pemerintah Kota Denpasar berupaya semaksimal mungkin memberikan pelayanan kepada anak-anak penyandang disabilitas khususnya anak-anak autis.
Untuk mempermudah memberikan pelayanan, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga melakukan studi banding ke Yogyakarta, dengan tujuan ingin mencari tahu tentang berbagai hal terkait dengan peningkatan pelayanan anak-anak disabilitas.
Disamping ingin mendapatkan berbagai masukan terkait dengan upaya menjadikan Pusat Layanan Autis (PLA) Kota Denpasar menjadi Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD).
“Pembentukan UPTD menjadi  target guna lebih meningkatkan dan mengembangkan pelayanan pada anak-anak disabilitas terutama anak-anak autis,” ungkap  Pembina PLA Kota Denpasar yang juga Bunda PAUD Kota Denpasar, Ny IA Selly D Mantra didampingi Ny Antari Jaya Negara dan Ny Kerti Rai Iswara saat mengunjungi Pusat Layanan Autis Daerah Istimewa Jogyakarta Rabu (22/5/2019)
Kunjungan ini diikuti Kabid Pembinaan Paud dan Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan dan Kepemudaan Olahraga Kota Denpasar Ni Made Sugiantini,  Ketua Pengurus Harian PLA Kota Denpasar I Nyoman Handika dan Kasi Kurikulum dan Penilaian Paud dan pendidikan Non  Formal Dinas Pendidikan dan Kepemudaan Olah raga Kota Denpasar, Made Ayu Sulastri Ariani disambut hangat Kepala Seksi Kelembagaan dan Sarana Prasarana Daerah Istimewah Yogyakarta, Endang Sulistyo Wati.
Dalam kesempatan itu  Ny. Selly mengatakan keinginannya membentuk UPTD di Kota Denpasar adalah untuk meningkatkan dan mengembangkan pelayanan pada anak-anak disabilitas terutama anak-anak autis. Dengan pelayanan yang maksimal  maka dapat mengurangi gangguan yang dihadapi dan meningkatkan kemampuan.
“Untuk itu kunjungan kami ini ingin  mencari  ilmu, mengingat PLA Yogyakarta akan menuju UPTD. Selain itu, kami juga ingin tau prosesnya dan mekanisme proses belajar mengajar,” ungkap Ny. Selly
Ketua Pengurus Harian PLA Kota Denpasar I Nyoman Handika dalam kesempatan tersebut juga mengatakan ingin mengetahui jumlah dokter yang memberikan terapis dan beberapakali dalam sebulan. Sehingga hasil dari kunjungan tersebut pihaknya bisa menindak lanjut bahkan ingin mengajukan kerjasama dengan pihak terkiat.  Dengan demikian, pelayanan autis di Kota Denpasar dapat berfungsi maksimal.
Sementara Kepala Seksi Kelembagaan dan Sarana Prasarana Dinas Pendidikan Daerah Istimewa Yogyakarta Endang Sulistyo Wati  mengatakan,  PLA Jogyakarta merupakan  satu unit pelayanan yang dibentuk oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta. Sehingga semua kegiatan yang dilaksanakan masuk dalam Rencana Kegiatan Anggaran Dinas Pendidikan.
Ia juga mengemukakan bawa PLA Yogyakarta memberikan layanan terpadu, pendidikan transisi dan layanan umum melalui pembinaan, agar anak autis memiliki kesiapan untuk mengikuti pendidikan  skala inklusi maupun pendidikan skala khusus. (tra)
BACA JUGA:  Bupati Suwirta Ingatkan Jangan Meboya dalam Penerapan Protokol Kesehatan