Angkat Kisah Pengacara, Peradi Denpasar Nobar Film ‘The Lawyers’

Peradi Denpasar saat nobar film ‘The Lawyers’. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Sekitar 50 pengacara yang tergabung dalam Perhimpunan Advokad Indonesia (Peradi) Denpasar menggelar nonton bareng. Film yang ditonton mengangkat kisah kehidupan pengacara berjudul ‘The Lawyers’.

“Film The Lawyers ini adalah film pertama di Indonesia yang mengangkat tema tentang pengacara. Berbeda dengan Holywood, meskipun ceritanya bertema tentang pengacara,” terang Ketua DPC Peradi Denpasar I Wayan Purwitha, SH., MH, ditemui usai nonton bareng, Selasa (21/5/2019) di Denpasar.

Film ini mengisahkan seorang pengacara bernama Superman Simanjuntak yang diperankan Dicky Chandra. Superman merintis karir sebagai pengacara dengan lima karyawan yang berkantor di sebuah pemukiman padat penduduk. Untuk membiayai konsumsi pegawainya sehari-hari, Superman menyuruh anak buahnya untuk kas bon di kios tetangga.

Suatu hari, hutang di kios tadi mencapai Rp9 juta. Pemilik kios marah-marah dengan menghardik semua pegawai Superman dan meminta supaya segera hutangnya dilunasi. Dari sinilah ide gila Superman muncul. Dia lalu membuat skenario bahwa pemilik kios tadi tinggal di tanah bermasalah sehingga mendapat surat somasi dari seseorang.

Surat itu diantar oleh seorang staf kelurahan. Pemilik kios yang ketakutan akhirnya menyewa pengacara untuk memperjuangkan hak-hak atas tanah tersebut. Pemilik kios sendiri tidak tau jika pengacara yang disewanya yaitu Superman, meski akhirnya persoalan tersebut selesai.

Dalam cerita lain, suatu ketika Superman menangani sebuah perkara perceraian. Kliennya seorang perempuan bernama Nina Tanjung yang diperankan Kartika Berliana. Sesuai kesepakatan awal, honor jasa pengacara Superman adalah Rp50 juta.

Nina Tanjung nekat menuntut cerai suaminya bernama Johan (Jerio Jeffry), karena sang suami mengidap penyakit sadomasochist, yakni gemar memukuli dirinya sebelum berhubungan intim. Dituntut cerai, Johan juga memakai jasa seorang lawyer bernama RM Wicaksono (Roy Marten).

BACA JUGA:  Maksimalkan Pelayanan Autis, Pemkot Denpasar Berguru ke Yogyakarta untuk Kembangkan PLA Jadi UPTD

Setelah melewati beberapa kali sidang, Ketua Majelis Hakim Rina Hasyim akhirnya menjatuhkan vonis dengan mengabulkan gugatan pemohon (Nina Tanjung). Resmilah wanita cantik yang baru mempunyai satu anak itu menyandang status janda. Meski demikian, Nina masih mempunyai hutang lantaran baru membayar Rp5 juta kepada Superman.

Di sisi lain, Johan yang kecewa dengan RM Wicaksono akhirnya membunuh pengacaranya sendiri di toliet sebuah mall. Johan nekat menghabisi Wicaksono lantaran curiga pengacaranya itu justru main mata dengan istrinya.

Sukses membela kliennya bercerai dari suami, Superman Simanjuntak, justru jatuh cinta dan akhirnya menikahi kliennya, Nina Tanjung. Lucunya, ketika mengucapkan ijab kabul di depan penghulu, Suparman mengucap kalimat “dengan mas kawin sisa honor sebagai pengacara”. “Sah?, tanya penghulu dan dijawab sah oleh saksi.

Itulah ending dari film layar lebar The Lawyers berdurasi 2 jam yang disutradarai oleh Fanny Azar. Film tersebut secara serentak dirilis, Selasa (21/5/2018) dan ditayangkan di seluruh bioskop di Indonesia.

“Kita tertawa menonton film tadi, tapi itu itulah kondisi kita. Jadi, kita ambil pesan positifnya, yang negatif kita tinggalkan. Nonton bareng dengan sekitar 50 pengacara yang tergabung dalam Peradi Denpasar ini juga sebagai salah satu bentuk menjalin keakraban sesama anggota,” tegas Wayan Purwitha. (agw)