Tolak People Power, Mahasiswa Se-Bali Gelar Aksi Damai

Aliansi Mahasiswa Bali menggelar aksi menolak people power. (foto : Agung Widodo/Beritabalionline.com)
Beritabalionline.com – Penolakan terhadap rencana people power kembali muncul di Bali. Setelah sebelumnya tokoh agama dan tokoh masyarakat di Bali, kali ini giliran puluhan perwakilan mahasiswa dari berbagai kampus di Bali menolak rencana people power dengan menggelar aksi damai.
“Kami menolak rencana people power oleh beberapa kelompok yang kontraproduktif dengan iklim demokrasi di negeri ini. Kami juga menolak segala bentuk upaya memecah belah kehidupan berbangsa dan bernegara karena bertentangan dengan semangat gotong royong yang menjadi jati diri bangsa Indonesia,” kata Koordinator Aksi, I Wayan Darma Yasa saat berorasi, Selasa (21/5/2019) di depan monumen perjuangan rakyat Bali (Bajra Sandhi) Denpasar.
Dikatakan, Aliansi Mahasiswa Bali sangat prihatin dengan kondisi kebangsaan hari ini yang disebutnya jauh dari semangat persatuan Indonesia. Sehingga para mahasiswa menyerukan semua elemen bangsa agar bersatu untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur.
Para mahasiswa juga menyatakan mendukung penuh langkah KPU dan Bawaslu dalam melaksanakan Pemilu serentak 2019 dan menerima hasil pemilu 2019 karena sudah dilaksanakan sesuai peraturan perundang-undangan.
Tak hanya itu, Aliansi Mahasiswa Bali Tolak People Power, yang terdiri dari DPD IMM Bali, PD KMHDI, GMKI Bali dan gabungan mahasiswa dari perwakilan kampus se Bali, menyerukan rekonsiliasi nasional semua elemen bangsa demi tetap tegaknya NKRI, dan mengakhiri segala tindakan yang akan merugikan bangsa.
“Kami menyerukan seluruh elemen bangsa untuk lebih fokus menyalurkan energi masing-masing dalam upaya menyelesaikan problematika kebangsaan yang lebih besar seperti pengentasan kemiskinan dan
pemberantasan korupsi. Kami juga ikut berbelasungkawa yang mendalam atas gugurnya para pahlawan demokrasi saat menjalankan tugas mulia dalam pelaksanaan pemilu serentak 2019,” tegas Wayan.
Sebelumnya, para mahasiswa yang berjumlah sekitar 50 orang ini berkumpul di parkir timur Lapangan Renon Denpasar. Mereka kemudian melakukan long march menuju pintu masuk Bajra Sandhi sambil membagi-bagikan pamflet berisi 7 poin seruan dan sikap mereka kepada penguna jalan. (agw)
BACA JUGA:  Jaya Negara Buka Pameran Ogoh-Ogoh Mini Sekaa Teruna Denpasar