9 Jabatan Kepala OPD Bakal Dilelang, Pemkab Gianyar Siapkan Seleksi

ilustrasi.

Beritabalionline.com – Sebanyak 8 jabatan kepala dinas di Pemkab Gianyar mengalami kekosongan. Kekosongan ini disebabkan pejabat eselon II sudah pension dan stok pejabat eselon II sudah tidak ada lagi.

Proses pengisian jabatan baru dilaksanakan Juni mendatang, menunggu persetujuan dari Komisi ASN Pusat, untuk dilaksanakan proses seleksi jabatan eselon II.

Hal ini diakui Asisten Administrasi dan Pemerintahan, Wayan Sudamia, Jumat  (10/5/2019). Disebutkannya, ada 9 jabatan setingkat eselon II yang kosong. Diantaranya adalah jabatan di BPKAD, BPMD, Disperindag, PU, Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata dan Dinas Sosial. Satu lagi jabatan yang akan kosong karena memasuki masa pension adalah Dinas Pemukiman Perumahan Rakyat dan Pertanahan yang kini dijabat Ida Bagus Sudewa. Yang bersangkutan memasuki masa pension pada Juni 2019 ini.

Wayan Sudamia menjelaskan kekosongan jabatan 9 eselon II tersebut sudah dilaporkan ke Komisi ASN Pusat. “Kini tinggal menunggu jawaban untuk pelaksanaan Tes Seleksi Jabatan Pratama pada OPD yang kosong tersebut, bila sudah ada jawaban, kita langsung seleksi,” jelas Wayan Sudamia. Diperkirakan, seleksi dilaksanakan pada Juni 2019 mendatang dan pelantikannya sekitar Juli atau secepatnya.

Dijelaskannya lagi, seleksi jabatan eselon II nanti akan direbut oleh pejabat eselon IIIA dan IIIB atau setara Sekdis, Kabag dan Kabid. Diperkirakan jabatan eselon III yang berebut ke eselon II berjumlah 100-an pejabat.

“Sedikitnya ada 36 pelamar di jabatan eselon II, karena satu OPD minimal jumlah pelamar 4 orang, lebih banyak pelamar lebih bagus,” ujarnya. Bahkan Sudamia mengharapkan bila ada pejabat eselon III yang ikut bertarung, agar mempersiapkan diri, baik administrasi dan kompetensi yang dimiliki. Mengingat jabatan yang akan dipilih hanya bias satu OPD saja.

BACA JUGA:  Wabup Suiasa Serahkan Punia Rp1,9 M Karya Mamungkah di Petitenget

Untuk panitia seleksi (Pansel), Sudamia menjelaskan masih menggunakan Pansel sebelumnya. Sebagai Ketua Pansel, dirinya dan Sekretaris Pansel, Wayan Widarma Suharta. Tiga anggota Pansel akan meminta tiga akademis dari UNUD untuk melakukan seleksi. “Tim Pansel sudah ada, tinggal pelaksanaan. Sekarang masih menunggu jawaban dari ASN,” tutupnya. (yes)