Proteksi Atlet, Menpora Kerja Sama dengan BPJS Ketenagakerjaan

Menpora Imam Nahrawi meneken Kerja Sama dengan BPJS Ketenagakerjaan 2019. (foto : Merdeka.com)

Beritabalionline.com – Menpora Imam Nahrawi menyambut positif jalinan kerja sama antara Kemenpora dengan BPJS. Baginya kerja sama ini penting untuk perlindungan atlet.

Sadar pentingnya perlindungan bagi pegawai di lingkungan Kemenpora serta para atlet Indonesia dan ofisial menjadi perhatian Menpora Imam Nahrawi untuk melakukan tanda tangan nota kesepahaman antara Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan BPJS Ketenagakerjaan. Penandatanganan ini berlangsung di Media Center Kemenpora, Jakarta, Jumat (3/5/2019).

“Ini langkah besar, perlindungan kepada seluruh pekerja, atlet dan ofisial harus benar-benar dilindungi. Ini juga merupakan hal yang luar biasa. Yang pasti, kita tahu perjuangan atlet itu sangat luar biasa, mereka berlatih bertahun-tahun,” kata Menpora.

Menurut Menpora, kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan sebelumnya juga sudah dilakukan. Cabang olahraga didorong untuk mendaftarkan atletnya untuk menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan.

“Pada Maret lalu, Kemenpora bersama BPJS Ketenagakerjaan memberikan bantuan kepada almarhum Ramon Setiyono, atlet bisbol Indonesia. Melalui ini, saya harap semua atlet dapat menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Menpora.

Lebih lanjut, Menpora menjelaskan, penandatanganan nota kesepahaman ini juga merupakan bentuk kepedulian negara untuk melindungi atlet dan pekerja.

“Sekali lagi, Kemenpora menyambut baik hal ini. Ke depan, dukungan dan kerja sama di antara kedua belah pihak ini akan semakin banyak di masa mendatang,” tutur Menpora.

Sementara itu, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto menerangkan hal yang sama. Hal ini bertujuan untuk memberi perlindungan bagi para pekerja hingga atlet dan offisial.

“Apresiasi kita berikan kepada Bapak Menpora yang telah menginisiasi. Ini memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja di lingkungan Kemenpora dan atlet serta ofisial,” katanya. (itn)