Prasasti Blanjong Ditetapkan sebagai Cagar Budaya Peringkat Kota Denpasar

Prasasti Blanjong. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Prasasti Blanjong belum lama ini telah ditetapkan sebagai Benda Cagar Budaya peringkat kota oleh Walikota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra. Penetapan ini terlampir melalui surat keputusan Nomor 188.45/825/HK/2019 Tanggal 15 April 2019. Hal ini merupakan pertama kalinya terjadi di Bali, dimana Pemerintah Daerah melakukan penetapan terhadap Cagar Budaya.

Salah satu tim ahli Cagar Budaya kota Denpasar, Dewa Gede Yadhu Basudewa di Denpasar, Selasa (30/4/2019), mengatakan, ditetapkannya Prasasti Blanjong sebagai Benda Cagar Budaya peringkat kota berdasarkan atas proses pengkajian serta rekomendasi penetapan oleh jajaran Tim Ahli Cagar Budaya Kota Denpasar dengan nomor naskah Be-01/TACBK/08/April/2019.

“Berdasarkan proses pengkajian serta rekomendasi penetapan oleh jajaran Tim Ahli Cagar Budaya Kota Denpasar, Prasasti Blanjong layak direkomendasikan untuk ditetapkan sebagai Benda Cagar Budaya karena telah memenuhi kreteria yang termuat dalam pasal-pasal UU No. 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya dan Perda Kota Denpasar No. 12 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Cagar Budaya,” ungkapnya.

Prasasti Blanjong yang terletak di Banjar Blanjong, Desa Sanur Kauh, Denpasar Selatan, merupakan prasasti yang memuat sejarah tertulis tertua di Bali yang menyebut Wali Dwipa (sebutan untuk Pulau Bali) yang berangka tahun 835 caka (913 M).

Prasasti yang dikeluarkan oleh Raja Sri Kesari Warmadewa ini mengandung nilai sejarah tinggi dan menjadi salah satu warisan budaya yang penting tidak hanya di Kota Denpasar, tapi juga Bali.

Sementara itu, Kadis Kebudayaan Kota Denpasar, IGN Bagus Mataram mengatakan, Pemkot Denpasar secara berkelanjutan terus mendukung pelestarian budaya. Hal ini diwujudkan dengan terus melaksanakan inventarisasi terhadap cagar budaya, sehingga cagar budaya di Kota Denpasar dapat terdata dan terinventarisasi di tingkat nasional.

BACA JUGA:  Disdukcapil Tabanan Siap Beri Layanan Antar Dokumen ke Rumah

“Dengan ditetapkanya Prasasti Blanjong sebagai cagar budaya, maka jumlah cagar budaya di Kota Denpasar bertambah menjadi 300 lebih cagar budaya, dan tentunya kami akan terus melaksanakan inventarisasi untuk melindungi dan melestarikan cagar budaya di Kota Denpasar,” ujar Bagus Mataram. (tra)