Cuaca Buruk, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Hujan Lebat Disertai Petir

Hujan lebat melanda wilayah Denpasar beberapa hari lalu. (foto : Agung Widodo/Beritabalionline.com)
Beritabalionline.com – Dalam tiga hari ke depan wilayah Bali bagian timur, utara dan tengah diperkirakan diguyur hujan lebat. Kondisi ini berdampak dengan meningkatnya tinggi gelombang laut di Selat Bali yang berkisar antara 0,5 hingga 2 meter.
“Suhu udara berkisar antara 22-33 C, dengan kelembaban udara berkisar antara 61-95 persen. Angin umumnya bertiup dari arah Timur Tenggara dengan kecepatan berkisar antara 6-32 kilometer per jam,” ucap Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan
Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar, M. Taufik Gunawan, Minggu (28/4/2019) di Denpasar.
Dijelaskan, kondisi ini disebabkan oleh wilayah Bali telah memasuki musim transisi dari penghujan menuju musim kemarau, sehingga suhu permukaan laut di sekitar wilayah Bali menjadi cukup hangat yaitu berkisar antara 28-30°C.
BMKG mengeluarkan peringatan dini yakni masyarakat diminta agar mewaspadai potensi hujan lebat disertai petir/kilat dan angin kencang berdurasi singkat di wilayah Bali bagian tengah, timur dan utara.
Gunawan menambahkan, terkait peningkatan tinggi gelombang laut yang dapat mencapai 2 meter atau lebih di sekitar Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, Selat Lombok bagian selatan dan Samudera Hindia selatan Bali, pihaknya mengeluarkan imbauan terutama kepada nelayan dan pengusaha wisata bahari.
“Masyarakat nelayan dan pelaku kegiatan wisata bahari agar memperhatikan potensi angin kencang dan tinggi gelombang laut yang dapat mencapai 2 meter atau lebih di sekitar wilayah perairan selatan Bali. Selalu perhatikan informasi BMKG khususnya peringatan dini cuaca/iklim ekstrem,” kata Gunawan. (agw)
BACA JUGA:  Pulang dari Italia dan Amerika, 3 PMI dan 1 Orang Asal Gianyar Positif Corona