Pasca Erupsi, TRC BPBD Bali Tambah Stock Masker Yahoo

BPBD mendroping dan mendistribusikan bantuan masker kepada warga (foto : ist)
Beritabalionline.com – Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Bali bersama TRC BPBD Karangasem terus memantau situasi di lapangan pasca erupsi Gunung Agung. Di samping melakukan asessment dampak erupsi, juga untuk mengecek dan memastikan stock masker di Kantor Desa, Sekolah, Puskesmas dan tempat lain yang menjadi lokasi masyarakat mengungsi sementara.
“Sebelum erupsi kedua, Minggu siang BPBD Provinsi Bali mendapat support dan tambahan masker dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali sebanyak 50 ribu picis. Kami berkoordinasi dengan petugas di lapangan baik TRC maupun Relawan, untuk proses droping dan pendistribusian. Kami ingin memastikan bahwa stock masker tersedia cukup dan memadai,” kata Kalaksa BPBD provinsi Bali Made Rentin, Senin (22/4/2019).
Saat erupsi pertama di pagi hari, di mana terjadi hujan abu vulkanik yang sebarannya relatif luas sampai ke Badung dan Denpasar, bahkan paparan abu tipis masuk di areal bandara, BPBD telah membagikan masker lebih dari 10 ribu di wilayah Kabupaten Karangasem, Klungkung, Bangli, Gianyar.
Sementara terkait kondisi warga yang mengungsi, Made Rentin menjelaskan, data warga mengungsi pasca erupsi Gunung Agung, minggu malam yaitu 9 KK atau sekitar 32 jiwa warga Dusun Badeg Dukuh, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, ke Dusun Lusuh Kangin Desa Pering Sari.
“Laporan pagi ini lewat Radio Pasebaya, masyarakat sudah kembali ke rumah masing-masing dan hanya dua orang lansia yang masih tinggal, itupun tinggal di rumah keluarga/kerabatnya di Dusun Lusuh Kangin. Artinya pagi ini kondisi aman dan kondusif pasca erupsi kemarin,” jelasnya.
BPBD juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap meningkatkan kesiapsiagaan, melengkapi diri minimal dengan masker pada saat beraktivitas. Sehingga jika sewaktu-waktu erupsi kembali terjadi masyarakat sudah siap.
“Ikuti arahan petugas dan jangan terpengaruh hoaks. Masyarakat agar percaya informasi resmi yang dikeluarkan oleh lembaga resmi (pemerintah). BPBD dibantu oleh relawan dalam hal ini Pasebaya Agung di lingkar 28 Desa, akan terus melakukan upaya penyebarluasan informasi dalam rangka edukasi kepada masyarakat,” kata Rentin. (agw)
BACA JUGA:  Pangdam Udayana: Pelantikan Presiden dan Wapres Tak Boleh Ada Hambatan