Pelaku Perampasan Senjata Polri Dihadiahi Timas Panas

Ilustrasi penembakan.
Beritabalionline.com – Aksi perampasan senjata api milik anggota Polri terjadi. Tidak hanya merampas, pelaku yang disebut-sebut lebih dari satu orang ini terlebih dulu mengeroyok korban meski sebelumnya sudah mengaku sebagai anggota Polri.
“Korban anggota Polsek Denpasar Selatan. Dia mengalami luka di siku tangan kanan, kedua lutut kaki dan benjol di dahi atas kiri akibat dikeroyok pelaku,” kata sumber di lapangan, Jumat (19/4/2019).
Informasi diperoleh, peristiwa berawal saat korban bersama dua rekannya membawa seorang pelaku curanmor untuk diajak melakukan pengembangan di seputaran wilayah Denpasar Selatan, Jumat (12/4/2019) sekitar pukul 03.00 Wita.
Ketika melintas di Jalan By Pass Ngurah Rai Sanur, mobil petugas terhalang puluhan sepeda motor milik para pemuda yang diduga hendak balapan liar. Petugas kemudian membunyikan klakson agar bisa lewat. Namun baru beberapa meter berjalan, tiba-tiba kaca depan mobil dilempar batu oleh tiga orang pemuda yang duduk di atas jembatan.
“Melihat kaca mobil dilempar hingga pecah, salah satu anggota turun dan memberi peringatan tembakan ke atas namun pelaku kabur,” kata sumber.
Aksi kejar-kejaran terjadi. Saat berada di Jalan Kerta Petasikan gang Buntu, Denpasar Selatan, tiga pelaku kemudian mengeroyok dan merampas senjata korban yang saat itu mengejar sendirian. Beruntung dua rekan korban datang, saat hendak ditangkap, pelaku berinisial IP (19) yang merampas pistol korban melawan.
Di tengah pergumulan antara korban dengan perampas senjata, pistol meletus dan mengenai kaki IP. Pelaku kemudian dibawa ke RS Bali Mandara untuk dilakukan pengobatan, dan dibawa ke Mapolsek Denpasar Selatan untuk proses hukum.
“Nanti aja ya habis pemilu kita rilis, sekarang fokus ke pengamanan pemilu dulu,” ucap Kapolresta Denpasar Kombes Pol Ruddi Setiawan saat dikonfirmasi terpisah kasus perampasan senjata anggota Polri. (agw)
BACA JUGA:  Beraksi di 21 TKP, Pelaku Jambret Spesial Turis Asing Ditangkap Polisi