Klungkung Incar Empat Besar di Porprov 2019

logo Porprov Bali.

Beritabalionline.com –   Kontingen Klungkung bertekad meningkatkan prestasi, dengan  mematok target empat besar pada Porprov Bali XIV/2019 di Kabupaten Tabanan, September mendatang. Sebab sebelumnya, di Porprov Bali 2017, Kontingen Gumi Serombotan itu berada pada urutan kelima klasemen akhir peroleh madali. Target itu ditetapkan untuk memotivasi para patriot olahraga Klungkung untuk lebih banyak meraih medali emas.

“Peluang dan potensi tetap ada, kami juga berkeinginan kembali naik ke posisi empat  besar di Porprov Tabanan,” ucap Ketua Umum KONI Kabupaten Klungkung, Wayan Yanik Subamia di Klungkung, Rabu (17/4/2019).

 

Menurut Yanik Subamia, posisi empat besar saat ini ditempati Buleleng dan tiga besar milik Gianyar. Lalu posisi satu dan dua selalu menjadi milik Badung dan Denpasar.

“Secara perlahan kita harus mengambil inisiatif sebagai pemimpin di papan tengah. Kalau peringkat 1-3 sudah masuk papan atas. Kami ingin naik secara perlahan, meskipun itu persaingannya berat sekali,” ucap Yanik Subamia.

Menurut Subamia, Klungkung sudah melakukan persiapan tes fisik dua kali. Kini masih dihuni 360 atlet. Jadi keinginan naik ke posisi 4 besar adalah keinginan dan ambisi semua pihak. Baik pihak KONI yang didukung oleh pemerintah, pengurus cabor dan atlet diminta memiliki tanggungjawab penuh.

“Meskipun mengincar naik peringkat, tapi Klungkung tetap mengedepankan sportifitas. Dengan harapan minimal bertahan di posisi 5 besar. Termasuk kembali munculnya prestasi yang membanggakan,”kata Subamia.

Seperti cabor tenis meja di Porprov Gianyar, kata Subamia, mampu keluar sebagai juara umum. Di Tabanan nanti diharapkan kembali muncul kejutan-kejutan dari cabor-cabor lainnya. Sehingga mengantarkan Klungkung  sesuai target yang ditetapkan. Menanggapi soal reward dia berharap jangan terpaku pada jumlah nominal. Jangan mencari besar kecilnya nominal.

BACA JUGA:  Tim Taekwondo Denpasar Sasar Try Out ke Jateng

Melainkan KONI Klungkung tetap mensuport apa yang menjadi keinginan dari atlet itu sendiri. Misalnya didorong aktif ikut kejuaraan nasional dan internasional. Termasuk dipasilitasi soal pekerjaan.(arz)