Wagub Cok Ace: Pemilu Serentak Tak Pengaruhi Pariwisata Bali

Cok Ace didampingi istrinya Tjokorda Istri Putri Harinay saat nyoblos di TPS 6. (foto : Antara)

Beritabalionline.com – Wakil Gubernur  Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) mengatakan, Pemilu Serentak 2019 tidak mengganggu geliat pariwisata di daerah ini, walaupun sebagian pekerja industri pariwisata dapat libur untuk menggunakan hak pilihnya.

“Banyak pekerja pariwisata yang libur untuk gunakan hak suaranya tapi, pihak hotel, restoran dan travel serta destinasi wisata telah mengatur agar pelayanan kepada turis tidak terganggu,” tandas Wagub Cok Ace, di Ubud, Gianyar, Rabu (17/4/2019).

Ditemui usai mencoblos di TPS 6 Wantilan Ubud Tengah, Gianyar,  Cok Ace yang juga Ketua BPD PHRI Bali mengatakan, berdasarkan data statistik Bali, arus wisatawan yang datang ke Pulau Dewata masih normal, karena sejak Maret hingga kini masih masuk dalam musim sepi wisatawan  atau low season.

“Pada akhir pekan ini ada libur panjang, kunjungan turis ke Bali juga tidak ada lonjakan,” terang Cok Ace yang didampingi istrinya Tjokorda Istri Putri Hariany.

Dijelaskan, para turis China yang biasanya terus mengalir ke pulau Dewata tanpa mengenal waktu (season) namun saat ini paket-paket wisata murah mereka sedang dibahas kembali sehingga bedampak pada jumlah kunjungan turis yang menurun. Paket wisaha murah China sedang dibahas agar tidak merusak citra pariwisata di Bali.

“Tapi Pemda Bali dan semua pihak terkait tidak akan tinggal diam saja. Kami akan memulihkan arus kunjungan turis China dengan berbagai upaya. Salah satunya dengan mengadakan parade budaya besar-besaran di China pada Juni 2019,” kata Cok Ace.

Menanggapi pelaksanaan Pemilu Serentak 2019 ini, Wagub Bali mengatakan berjalan lancer dan aman.

BACA JUGA:  WNA yang Jatuh dari Atas Tebing di Desa Pecatu Diduga saat Lakukan Swafoto

“Pelaksanaan Pemilu di Bali berjalan lancar dan aman. Namun banyak keluhan dari pemilih, antara lain banyaknya calon legislatif di DPRD sehingga membuat kesulitan memilih dan mencarinya. Kemudian agak repot melipat kertas suara setelah dicoblos karena banyak lipatan,” demikian Cok Ace yang juga mantan Bupati Gianyar. (tra)