Jokowi-Amin Menang Mutlak di TPS Gubernur Bali dan Sapu Bersih Suara di TPS Wabup Tabanan

Wabup Tabanan, Komang Gede Sanjaya bersama istri nyoblos di TPS 08 Banjar Dauh Pala, Tabanan. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden, Jokowi-Ma’ruf Amin menang mutlak di sejumlah TPS di Bali. Bahkan, pasangan ini berhasil menyapu bersih suara di TPS 08 Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Kabupaten Tabanan yang notabena tempat Wabup I Komang Gede Sanjaya menggunakan hak suaranya.

Hal yang hampir sama juga terjadi di TPS 11 Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Buleleng, yang menjadi tempat Gubernur Bali, I Wayan Koster menggunakan hak pilihnya pada Pemilu serentak 2019.

Di tempat ini, pasangan Capres dan Cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin menang mutlak dengan memperoleh 227 suara dari pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang hanya mengantongi 2 suara. Sedangkan 6 suara lagi dinyatakan tidak sah.

Daftar Pemilih Tetap (DPT) di TPS 11 yang berlokasi di kantor perbekel (kepala desa) setempat berjumlah 299 jiwa. Sedangkan untuk DPT di Desa Sembiran sendiri berjumlah 4.308 jiwa, dengan satu pemilih mengalami disabilitas tuna daksa.

Kepada awak media di Tabanan, Rabu (17/4/2019), Wabup Sanjaya mengatakan, pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 sukses meraih suara 100 persen di TPS 08 Banjar Dauh Pala.

Sanjaya menjelaskan, di TPS tersebut jumlah DPT sebanyak
297 orang. Sedangkan saat pencoblosan, jumlah pemilih yang hadir sebanyak 288 orang dan tidak hadir 9 orang. Sementara satu suara dinyatakan tidak sah.

“Pemilih yang memberikan suara untuk pasangan 01 sebanyak 287 suara dan untuk 02 nol suara. Artinya di TPS 08 ini pasangan 01 yakni pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin menang seratus persen,” bebernya.

Terkait kemenangan pasangan capres dan cawapres yang diusung induk partainya, Wabup Tabanan yang juga Ketua DPC PDIP Tabanan ini mengaku bersyukur kepada para pemilih. Sebagai ketua partai pengusung paslon 01, Dr. Sanjaya menyebutkan bahwa kemenangan ini menandakan PDIP masih sangat kuat dan sangat dipercaya pemilih.

BACA JUGA:  Ribuan Umat Hindu Ikuti Ritual Melasti ke Pura Watu Klotok, Gubernur Koster Ngayah Nedunang Bhatara Lingsir di Pura Besakih

“Itu juga membuktikan bahwa pasangan 01 memang sangat didukung oleh masyarakat Tabanan. Ini sangat logis karena Jokowi memang seorang pemimpin pekerja,” sebutnya.

Dr. Sanjaya kemudian menyebutkan keyakinannya bahwa paslon 01 di Tabanan bisa menang mutlak di Tabanan. Pandangannya ini berdasarkan beberapa laporan hasil pemghitungan suara dari beberapa TPS yang diterimanya.

Meski diatas kertas pasangan Capres-Cawapres nomor urut 01 diyakininya menang mutlak di Tabanan, Sanjaya mengharapkan agar semua petugas partainya mengawal suara yang sudah terhitung. Termasuk juga mengawal agar suasana Tabanan tetap kondusif hingga semua proses pemungutan dan penghitungan suara usai.

 

Jaga kondusifitas

Sementara Gubernur Bali Wayan Koster mengajak masyarakat setempat untuk tetap menjaga kondusivitas wilayah dan mengawal jalannya Pemilu Serentak 2019 agar berjalan lancar, aman, serta damai.

“Mudah-mudahan masyarakat Bali bisa menggunakan hak pilihnya dengan bebas untuk menentukan pemimpin bangsa kita ke depan,” kata Koster usai menggunakan hak pilihnya di TPS 11 Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Buleleng.

Koster yang didampingi istrinya Putri Suastini Koster serta putri pertamanya Ni Putu Dhita Pertiwi, saat tiba di TPS disambut oleh Perbekel Desa Sembiran I Nengah Sariada.

Selanjutnya orang nomor satu di Bali itu melakukan pendaftaran dan menentukan pilihannya dibalik bilik suara berdampingan dengan Putri Suastini Koster dan sang putri Ni Putu Dhita Pertiwi.

“Saya berharap agar Pemilu 2019 ini dapat berjalan mulus, damai, aman dan lancar. Saya mengajak masyarakat untuk ikut mengawal jalannya Pemilu Serentak 2019 dengan baik agar kondusivitas Bali tetap terjaga,” ujarnya.

Menurut dia, dengan datang ke tempat pemungutan suara dan menggunakan hak politik secara bertanggung jawab, secara tak langsung akan membuat indeks demokrasi di Bali membaik.

BACA JUGA:  Lansia Miskin dan Siswa Miskin Dapat THR Galungan

“Saya berharap masyarakat di Bali totalitas datang ke TPS menggunakan hak pilihnya agar target partisipasi pemilih di Bali 80 persen bisa tercapai sebagai bentuk kontribusi politik didalam berdemokrasi untuk memilih pemimpin kita lima tahun ke depan,” ucap Koster. *tra