Kasus Dugaan Pemalsuan Surat Lulus Tes CPNS Dilaporkan ke Polda Bali

Ilustrasi penipuan CPNS.

Beritabalionline.com – Kasus dugaan pemalsuan surat terkait 48 orang yang dinyatakan lulus tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) ditangani serius oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bali. Hal itu terungkap dengan dilaporkannya kasus tersebut ke Mapolda Bali.

“Iya tadi Kepala BKD Provinsi Bali Ir. I Ketut Lihadnyana mendatangi SPKT Polda Bali untuk melaporkan tindak pidana pemalsuan surat sebagaimana dimaksud dalam pasal 263 KUHP,” terang Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hengky Widjaja, Jumat (5/4/2019) di Mapolda Bali.

Dalam laporannya Ketut Lihadnyana mengatakan, pihaknya baru mengetahui kejadian tersebut ketika ada 48 orang datang ke Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bali dengan membawa surat pemanggilan sebagai CPNS, Senin (25/3/2019) lalu sekitar pukul 09.00 Wita.

Kabid Humas Polda Bali Kombel Pol Hengky Widjaja. (foto : ist)

Oleh I Made Ady Mastika selaku Kepala Bidang Pengadaan dan Pemberhentian BKD Provinsi Bali, 48 orang tersebut kemudian ditanya satu persatu terkait siapa yang menyuruh datang dan membawa surat ke Kantor BKD Provinsi Bali.

“Setelah dikumpulkan dan ditanya siapa yang menyuruh datang dan siapa yang memberikan surat, mereka mengaku tidak tau dan tidak bisa memberi informasi. Kemudian staf BKD Provinsi Bali memberi penjelasan bahwa pihaknya tidak pernah memanggil atau mengeluarkan surat tersebut,” kata Kabid Humas.

Pasca menerima laporan dari anak buahnya, Kepala BKD Provinsi Bali Ir. I Ketut Lihadnyana kemudian mendatangi Polda Bali untuk membuat laporan dengan menyertakan barang bukti berupa 48 surat foto copy surat pengantar pemanggilan peserta CPNS Provinsi Bali.

“Setelah menerima laporan, nanti akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kabid Humas Kombes Hengky. Namun sayangnya, tidak sebutkan kapan dimulai proses pemeriksaan oleh Polda Bali. (agw)

BACA JUGA:  Wagub Cok Ace: Pemilu Serentak Tak Pengaruhi Pariwisata Bali