Buka Acara Dharma Santi, Wapres JK: Perbedaan Bukan Berarti Perpecahan

Wapres Jusuf Kalla memberikan sambutan pada Acara Dharma Santi Tingkat Nasional di Bali. (foto : detikNews)

Beritabalionline.com – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan, bangsa Indonesia adalah bangsa yang sangat besar. Penduduknya mencapai 265 juta terbanyak nomor 4 di dunia. Selain itu, bangsa Indonesia mempunyai keragaman dan hal tersebut merupakan warna-warni yang sangat indah.

“Apabila bangsa ini tidak mempunyai keragaman, hanya satu maka tidak berwarna-warni. Tidak berwarna-warni (bukanlah) keindahan. Perbedaan keyakinan dan Agama bukanlah suatu perpecahan tapi untuk persatuan bangsa,” kata JK saat memberikan sambutan acara Dharma Santi Nasional bertema ‘Melalui Catur Brata Penyepian Kita Sukseskan Pemilu 2019’ di Panggung Terbuka Ardha Chandra Taman Budaya Art Center Denpasar, Bali, Sabtu (6/4/2019) malam.

JK juga mengungkapkan, bangsa Indonesia terdiri dari 117 ribu pulau yang terpisah-pisah. Namun tetap menjadi satu kesatuan dalam bangsa yang besar.

“Itulah makna daripada dalam bangsa yang besar ini. Bahwa perbedaan-perbedaan kita adalah yang menyatukan kita. Kita harus bersyukur dalam menghadapi pemilu di negeri ini. Tetap mempunyai tujuan yang sama bagaimana memakmurkan bangsa ini,” jelasnya.

“Bagaimana Indonesia aman, bagaimana Indonesia maju, bagaimana pendapatan masyarakat maju. Tantangan kita ke depan adalah meningkatkan kemakmurkan masyarakatnya,” imbuhnya.

Dijelaskan JK, kemakmuran masyarakat bisa dicapai dengan kerjasama yang erat antara pemerintah dan masyarakat serta memanfaatkan ilmu pengetahuan. “Tanpa memanfaatkan ilmu pengetahuan tentu kita tidak bisa maju seperti negara lain. Tapi apabila masyarakat kita tidak bersatu juga bisa belajar ke (negara) lain,” kata dia.

JK juga menyampaikan, di negara-negara Eropa, Timur Tengah, dan Asia Selatan begitu banyak konflik. Namun di Indonesia walaupun banyak perbedaan tetap mempunyai satu kesatuan

BACA JUGA:  Cegah Covid-19, Wagub Bali Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Kawasan Wisata

“Kita perlu mensyukuri bangsa kita ini. Walaupun banyak perbedaan-perbedaan tapi tetap mempunyai kesatuan yang baik. Itu harapan dalam hari suci Nyepi ini. Bagaimana evaluasi itu bermanfaat bagi kita semuanya,” ucapnya.

JK juga menjelaskan, di agama yang lain juga mempunyai hari-hari yang sama. Seperti Islam dalam sebulan lagi akan tiba Ramadhan.

“Ramadhan bulan puasa juga mensucikan diri. Itu juga evaluasi diri untuk melihat masa yang akan datang. Jadi pada dasarnya agama-agama mempunyai satu filosofi kebaikan dan kesucian diri untuk menghadapi masa-masa yang baik di akan datang. Itulah makna dalam malam hari ini,” demikian Wapres JK. (agw)