Warga Pupuan Tewas Setelah Jatuh dari Pohon Cengkih Setinggi 10 Meter

Petugas kepolisian memriksa kondisi jenazah korban. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Nasib malang menimpa I Made Puspa (69). Pria paruh baya tersebut ditemukan meninggal dunia di areal perkebunan di wilayah Banjar Jelijih Kelod, Desa Jelijih Punggang, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan.

“Korban meninggal dunia setelah jatuh dari pohon setinggi kurang lebih sepuluh meter saat memetik cengkih di kebun,” terang Kapolsek Pupuan AKP IB Mahendra, saat dikonfirmasi, Kamis (4/4/2019).

Anak korban, I Made Suardika (44) menuturkan, sebelumnya ayahnya pamit kepada ibunya untuk pergi ke kebun memetik bunga cengkih milik I Made Buana yang telah digarapnya sejak lama, Rabu (3/4/2019) sekitar pukul 13.00 Wita.

Khawatir terjadi sesuatu karena hingga pukul 18.00 Wita korban belum pulang ke rumah, saksi bersama ibunya menyusul ke kebun yang berjarak sekitar 300 meter dari rumah korban. Hampir setengah jam melakukan pencarian, korban ditemukan tergeletak di bawah pohon cengkeh dengan posisi terlentang

Istri korban spontan menangis histeris saat mengetahui korban sudah meninggal dunia. Diduga korban terjatuh dari pohon cengkeh setinggi 10 meter tersebut dengan posisi kepala terlebih dulu menyentuh tanah karena terdapat bekas kepala korban.

Peristiwa tersebut terdengar warga sekitar yang kemudian melapor ke Polsek Pupuan. Dari hasil olah TKP yang dilakukan petugas kepolisian, ditemukan sebuah tangga terbuat dari bambu yang digunakan korban naik ke atas pohon untuk memetik bunga cengkih.

“Diduga korban terpeleset saat naik tangga karena licin dan terjatuh hingga menyebabkan korban meninggal dunia,” terang Kapolsek. (agw)

BACA JUGA:  Angkutan Siswa Gratis Kembali Beroperasi di Klungkung