Warga Muslim Pendatang di Gianyar Dukung Polri Ciptakan Pemilu Damai

Warga pendatang di Gianyar deklarasi dukung Pemilu damai (foto : ist)

Beritabalionline.com – Dukungan terhadap institusi Polri guna menciptakan Pemilu Serentak 2019 yang sejuk, aman dan damai mendapat respon luar biasa dari berbagai kalangan masyarakat. Seperti yang dilakukan komunitas umat muslim asal Jawa Timur.

Bertempat di warung Target di Jalan Raden Wijaya III, Lingkungan Candi Baru, Kabupaten Gianyar, sekitar 40 warga muslim pendatang yang saat ini berdomisili di Gianyar melakukan deklarasi untuk pemilu damai dan melawan penyebaran hoaks.

“Saya secara pribadi tidak percaya begitu saja dengan berita yang beredar di media sosial karena belum tentu berita itu benar alias hoaks,” ucap Sungkono, tokoh pendatang asal Jawa Timur, Rabu (3/4/2019) malam di Gianyar.

Senada, salah satu tokoh pendatang asal Madura, Atam mengaku ia beserta keluarganya selalu berhati-hati ketika menerima informasi dari orang tidak dikenal maupun membaca berita terkait pemilu di sosial media.

“Apalagi kalau saya amati, berita tersebut berpotensi memecah belah kesatuan dan persatuan bangsa. Sehingga ketika memperoleh kiriman pesan di WhatsApp atau melihat di sosial media, saya cuekin aja dan tidak mengirim kembali ke teman atau saudara,” tuturnya.

Di hadapan Kasat Intelkam Polres Gianyar dan jajaran serta anggota Intelkam Polda Bali, kedua tokoh pendatang tersebut mengatakan, siapapun yang nantinya terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia, diharapkan bisa melindungi, mengayomi dan mensejahterakan rakyat Indonesia.

“Bagi kami yang paling penting, pemilu nanti bisa berjalan dengan damai. Kami siap mendukung Polri dalam menciptakan situasi yang sejuk dan aman pada pemilu tahun 2019,” tegas Atam dan Sungkono. (agw)

BACA JUGA:  Wabup Komang Sanjaya Silaturahmi dengan Warga Tionghoa di Vihara Dharma Gita, Tabanan