Manfaatkan Kelalaian Pemiliknya, Pencuri Bawa Kabur Sepeda Motor Warga

Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan Iptu Hadimastika KP (foto : Agung Widodo/Beritabalionline.com)
Beritabalionline.com – Selama tiga bulan terakhir, Polsek Denpasar Selatan menerima sepuluh laporan masyarakat yang menjadi korban pencurian sepeda motor (curanmor). Sepeda motor yang hilang kebanyakan diparkir di tempat kos maupun diparkir di area umum.
“Rata-rata sepeda motor yang hilang karena korban lupa mencabut kunci, serta sepeda motor diparkir tanpa dikunci stang,” kata Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan Iptu Hadimastika KP, saat ditemui di Mapolsek Denpasar Selatan, Rabu (3/4/2019).
Kelalaian masyarakat dengan tidak mengunci stang maupun lupa mengambil kunci sepeda motor ditengarai menjadi penyebab dan akhirnya memancing pelaku untuk berbuat kejahatan. Sementara di tempat umum, Kanit juga menyoroti perilaku juru parkir yang kurang memperhatikan keamanan kendaraan masyarakat.
“Habis bayar parkir masyarakat langsung pergi. Sementara juru parkir cuek-cuek aja dan tidak memperhatikan keamanan. Saat pelaku mengambil sepeda motor, juru parkir juga nggak akan tau karena pada saat masyarakat bayar parkir tidak dikasih karcis oleh mereka. Dan ini sudah terjadi di area parkiran GBB Sanur,” ucap Kanit.
Selain kelalaian juru parkir, sistem keamanan di GBB Sanur seperti tidak adanya kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di seputaran lokasi juga membuat para pelaku semakin mudah dalam menjalankan aksinya.
Terkait wilayah rawan tindak kejahatan terutama curanmor, Iptu Hadimastika menyebut, dari hasil pemetaan wilayah Sidakarya merupakan wilayah rawan kejahatan lantaran di daerah tersebut padat penduduk dan banyak penghuni kos.
“Yang menonjol hanya curanmor aja, sementara kasus lain masih nihil. Untuk menekan aksi kejahatan, Tim Opsnal Reskrim Polsek Densel kita intensifkan menggelar patroli serta memantau wilayah rawan lainnya,” tegas Kanit Reskrim. (agw)
BACA JUGA:  Gung Monjong Tewas di Tangan Pria Asal Madura, Tersangka Ngaku Melakukan Spontan