Jaksa dan Pengacara Adu Mulut di Sidang Hoaks Ratna Sarumpaet

Sidang Ratna Sarumpaet. (foto : Merdeka.com)

Beritabalionline.com – Pengacara Terdakwa Ratna Sarumpaet, Insank Nasaruddin mencecar saksi dihadirkan kejaksaan, Niko Purba, soal alasan Ratna Sarumpaet melakukan kebohongan. Menurut Insank, saksi yang berstatus sebagai pelapor dan juga penyidik kepolisian Polda Metro Jaya ini harusnya mengetahui mengapa Ratna harus berkata bohong.

“Apa saat saudara peyelidikan penyelidikan? apakah ditemukan mengapa terdakwa melakukan kebohongan?” tanya Insank di PN Jakarta Selatan, Selasa (26/3/2019).

Belum sempat dijawab saksi, pertanyaan langsung disanggah jaksa dengan alasan keberatan.

“Mulia kami keberatan dengan pertanyaan penasihat hukum,” sanggah tim jaksa.

“Tidak yang mulia kami ingin tanya..,” sanggah Insank dengan nada meninggi.

“Sudah-sudah, coba jelaskan pelan jangan emosi,” tegas Ketua Majelis Hakim Joni.

“Karena saksi kami hadirkan bukan sebagai polisi penyidik majelis, tapi sebagai saksi pelapor,” jawab tim jaksa lagi.

Saksi Niko Purba lalu menjelaskan, bahwa dirinya tidak tahu soal hal terkait yang ditanyakan pengacara. Niko menyatakan hal diselidiki bersama timnya mendapat perintah atasan soal dugaan penganiayaan. Kendati usai penelusuran, hal ditemukan di lapangan berbeda.

“Jadi saya dapat perintah pimpinan, dan saya menemukan fakta berbeda. Niat awal kami ingin mengungkap kasus ini, tapi fakta di lapangan berbeda,” ungkap Niko.

 

Putar rekaman CCTV

Dalam kesempatan itu, Jaksa Penutut Umum memperlihatkan rekaman CCTV milik RSK Bedah Bina Estetika, Menteng Jakarta Pusat.

Rekaman itu menjadi salah satu barang bukti dalam perkara kasus penyebaran berita bohong yang dilakukan oleh terdakwa Ratna Sarumpaet.

Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jaksa Penuntut Umum meminta majelis hakim memutar rekaman CCTV Ratna Sarumpaet di RSK Bedah Bina Estetika.

CCTV direkam ulang oleh penyidik bernama Niko Purba. Gambar menampilkan rekaman pada 24 September 2019 sekira pukul 21.00.

BACA JUGA:  HM, Kader PPP Penyandang Dana Pembelian Senjata Api Kivlan Zen Terkait Rusuh 22 Mei

“CCTV yang ter-record oleh saya. Jadi pada saat ke rumah sakit, saya rekam pakai handphone dan saya simpan ke flashdisk, saya jadikan barang bukti,” ucap Niko.

Dalam CCTV yang diputar terlihat Ratna Sarumpaet memakai baju putih, celana jeans dan kerudung biru. Ratna juga membawa tas jinjing. Ia keluar dari RSK Bedah Bina Estetika, Menteng Jakarta Pusat dan langsung naik taksi.

“Saya konfirmasi itu ke sekuriti adalah bu Ratna keluar setelah rawat inap, dan keluar naik taksi,” ucap dia, dilansir Merdeka.com.