Pemuda Asal NTT Tewas Terseret Arus saat Mandi di Pantai Seminyak

Tim rescue dari Balawista Badung saat mengevakuasi korban. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Nasib naas dialami Semri Fey (19). Pemuda asal Oleu, Kecamatan Amanuban Timur, Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT ini meninggal dunia usai terseret arus kemudian tenggelam di pantai Seminyak tepatnya di depan Pura Camplung Tanduk, Kuta, Kabupaten Badung.

“Korban ditemukan sudah meninggal dunia sekitar 2 kilometer arah selatan dari lokasi hilangnya awal,” ungkap Pelaksana Tugas Basarnas Bali, I Made Junetra saat dikonfirmasi, Senin (25/3/2019).

Made Junetra menerangkan, sebelumnya korban dikabarkan hilang terseret arus saat sedang mandi di sekitar TKP, Minggu (24/3/2019) sekitar pukul 17.30 Wita. Meski telah dilakukan upaya pencarian, korban tak kunjung ditemukan.

“Korban diketahui mandi bersama dengan tujuh orang temannya di pantai Seminyak pada Minggu sore. Karena gelombang dan ombak yang cukup besar akhirnya korban terbawa arus dan tenggelam. Upaya pencarian kemudian dilakukan oleh tim rescue dari Balawista Badung. Namun korban yang bekerja di salah satu koperasi di Denpasar ini belum juga ditemukan,” jelas Junetra.

Basarnas Bali sendiri baru menerima laporan adanya pengunjung pantai tenggelam, Senin (25/3/2019) sekitar pukul 10.00 Wita. Setelah menerima laporan dari Balawista Badung, dirinya menerjunkan Tim Rescue menuju lokasi kejadian dilengkapi dengan peralatan SAR Laut.

Untuk memaksimalkan pencarian, Basarnas Bali menurunkan dua buah jetski di lokasi hilangnya korban. Upaya pencarian baru membuahkan hasil, Senin (25/3/2019) sekitar pukul 16.00 Wita. Korban ditemukan sekitar 2 kilometer arah selatan dari lokasi hilangnya korban dalam keadaan meninggal dunia.

“Korban pertama kali ditemukan oleh tim rescue dari Balawista Badung. Korban selanjutnya dievakuasi menuju RSUP Sanglah menggunakan Ambulans Balawista Badung. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR yang terlibat dalam upaya pencarian terhadap korban. Saya juga mengharapkan jalinan koordinasi tetap terjaga dengan baik guna peningkatan pelayanan SAR kepada masyarakat,” kata Made Junetra. (agw)

BACA JUGA:  Mahasiswa ISI Denpasar Angkat Keragaman Desain Busana