Polisi Sebut Magazen Pelaku Perampokan Money Changer Identik Senjata Brimob Polda Bali yang Hilang

Kombes Pol Ruddi Setiawan menunjukkan magazen temuan di TKP perampokan Money Changer. (foto : Agung Widodo/Beritabalionline.com)
Beritabalionline.com – Polresta Denpasar berhasil mengungkap kasus perampokan di BMC Money Changer milik PT Bali Maspin Tjindra yang berlokasi di Jalan Pratama nomor 36 XY, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung.
Saat melakukan penyelidikan di lokasi perampokan yang dilakukan komplotan warga negara asing asal Rusia tersebut, Tim Gabungan Polresta Denpasar dengan di-backup Satgas CTOC Polda Bali menemukan sebuah magazen senjata laras panjang jenis SS1 berisi 16 butir peluru.
“Magazen yang ditemukan di TKP perampokan masuk dalam kategori senjata laras panjang jenis SS1. Di dalam magazen terdapat peluru sebanyak 16 butir caliber 556,” kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol Ruddi Setiawan kepada awak media di Mapolresta Denpasar, Rabu (20/3/2019).
Informasi berkembang, magazen tersebut berasal dari senjata milik anggota Brimob Polda Bali, Brigadir I Bagus Suda Suwarna, yang diserang oleh orang tidak dikenal saat berjaga di Ayana Resort and Spa, Jimbaran, Kabupaten Badung, Selasa (8/8/2017) sekitar pukul 11.20 Wita silam.
“Kemungkinan besar benar, karena ada kesamaan (jenis) meskipun cat asli magazen telah hilangkan dan diganti warnanya menggunakan pilox warna silver,” ucap Kombes Ruddi yang juga menjabat sebagai Kasatgas CTOC Polda Bali.
Perwira asal Madura, Jawa Timur ini lalu menerangkan, ketika mengetahui para pelaku membawa senjata laras panjang pada saat melakukan perampokan, ia meminta kepada anggotanya agar berhati-hati dalam melakukan penangkapan.
“Dari rekaman CCTV money changer terlihat jelas mereka membawa senjata laras panjang, kita sekarang masih mencari keberadaan senjata tersebut yang diduga dibawa pelaku yang saat ini masih buron,” tegas Kapolresta Ruddi Setiawan. (agw)
BACA JUGA:  Bunuh Bayi Karena Malu, Lany Jadi Tersangka Tunggal