Distan Buleleng Gelar Festival Buah Manggis

Ilustrasi.

Beritabalionline.com – Peringatan HUT Ke-415 Kota Singaraja semakin semarak dan lebih bermakna ketika organisasi perangkat daerah (OPD) dan stakeholder berani menunjukkan potensi daerah yang dikelola pada rangkaian kegiatan bertajuk ‘Bersatu Merangkai Warna Nusantara’.

Warna Nusantara peringatan HUT Kota Singaraja yang dihiasi lomba cerdas cermat ‘Empat Pilar Kebangsaan’ Kesbangpol dan lomba Napak Tilas Panji Sakti dari Disdikpora, semakin beragam dengan kegiatan ‘World Mangosteen Fiesta’ yang disumbangkan Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Buleleng bekerjasama dengan Junior Chamber Internasional (JCI) Kabupaten Buleleng.

Made Sumiarta selaku Kadistan Kabupaten Buleleng, tidak menampik hal tersebut. Selain menambah warna peringatan HUT Ke-415 Kota Singaraja, kegiatan festival ‘World Mangosteen Fiesta’ tanggal 23-24 Maret 2019 di Desa Galungan Kecamatan Sawan ini juga merupakan salah satu upaya penggalian dan pemanfaatan potensi daerah.

”Festival Buah Manggis ini juga bertujuan untuk mempertemukan petani manggis yang ada di Buleleng dan seluruh Bali, dengan praktisi budidaya manggis, pembeli dan eksportir manggis, sehingga dapat berkomunikasi dan bersinergi dalam menggarap potensi ini,” jelasnya, Kamis (21/3/2019).

Melalui kegiatan festival ini, kata mantan Kabagumum Setda Buleleng ini, potensi luar biasa Buleleng berupa produksi buah manggis yang tersebar pada delapan dari sembilan kecamatan di Bali Utara ini dapat dimaksimalkan.

”Nanti, di Festival Manggis Dunia ini juga disosialisasikan Good Agriculture Practices (GAP) dan Standar Operasional Prosedur (SOP) pengelolaan kebun yang baik untuk dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, pelaku-pelaku bisnis Buah Manggis akan bertemu dan berinteraksi dalam upaya pengembangan produksi.”Termasuk juga memberi solusi terkait pemasaran hasil produksi Buah Manggis,” tegasnya.

Hal senada diungkapkan oleh Ketua JCI Kabupaten Buleleng, Anak Agung Wedatama. Menurutnya, pelaksanaan festival‘World Mangosteen Fiesta’ di Galungan, juga bertujuan memperkenalkan desa ini sebagai produsen Buah Manggis di Bali yang sudah menembus pasar dunia.

BACA JUGA:  Ngabalin Sebut #2019GantiPresiden Gerakan Makar

”Manggis yang berasal dari Bali, saat ini menjadi primadona di pasar dunia. Sejauh ini, sudah ada dua buyer dari China yang akan datang untuk melihat proses festival kita, termasuk eksportir manggis dari Indonesia,”tandas Wedatama seraya berharap festival yang akan dihadiri sejumlah penjabat Kementerian Pertanian, Pemprov Bali dan Pemkab Buleleng ini dapat bermanfaat bagi pengembangan potensi Buah Manggis.(yaw)