I Gusti Supriadi: Berpolitik Itu Kerja untuk Mengabdi

I Gusti Ngurah agus Supriadi

Beritabalionline.com – Sosok satu ini sudah tidak asing lagi bagi masyarakat  Payangan, Kabupaten Gianyar. Politisi asal Desa Bresela, Kecamatan Payangan ini  yang kini duduk sebagai Wakil Ketua Komisi I DPRD Gianyar ini sangat amat kritis bila kebenaran dikhianati.

Dialah I Gusti Ngurah Agus Supriadi. Politisi partai Gerindra yang kini kembali maju dalam pencalegan kali ini. Gusti Supriadi sebagai Caleg Partai Gerindra  Dapil V Payangan – Tegallalang, nomor urut   1  untuk DPRD Kabupaten Gianyar. Ia mempunyai moto sederhana namun cukup dalam maknanya. “Mengabdi untuk Rakyat dan bekerja,” tandas ayah yang memiliki dua orang anak ini

Suami dari gusti ayu putu suciani ini pun loyalitas terhadapa masyarakat, terbukti dengan 99 persen teralisasi untuk memakasimalkan dana hibah bansos kepada masyarakat. Selain itu, pendatang baru yang duduk di kursi DPRD Gianyar, Gusti Supriadi, ingin membawa gairah baru, perubahan baru, paradigma baru seorang wakil rakyat.

Banyak yang percaya nasib seorang itu ditentukan oleh Tuhan. Orang memang boleh berusaha, akan tetapi hasil usaha itu tetaplah menjadi kuasa Tuhan. Namun Tuhan tidak pernah berbuat tidak adil, karena hasil usaha yang dinikmati seseorang berbanding lurus dengan seberapa besar usaha yang dilakukan. Hal ini juga yang selalu yang menjadi pegangan Gusti Supriadi.

Sebelum terjun berkecimpung di dunia politik dan dikenal sebagai anggota dewan seperti sekarang ini, putra dari pasangan I Gusti Ngurah Tinggal dan Ni Nyoman Nuglug  ini terlebih dahulu dikenal sebagai sosok pengusaha handicraf  yang cukup sukses. Selain itu juga memiliki hobi berkuda.

Dalam pandangan politiknya Gusti Supriadi menegaskan bahwa politisi itu harus benar – benar bekerja dan berbaur untuk rakyat yang diwakilinya.

BACA JUGA:  Pemkot Denpasar Dorong Masyarakat Kembangkan Produk Pertanian

“Terjut ke politik itu tidak ada niat sama sekali untuk mencari penghidupan yang lebih baik atau mendapatkan sesuatu dari politik itu. Saya murni bekerja untuk membuat perubahan,walaupun tidak gampang,tentu aka ada banyak rintangan dan membutuhkan kerja keras,saya akan berusaha untuk itu,” ungkapnya.

Menurutnya, Pemerintah itu mempunyai kewenangan untuk membuat peraturan, melakukan sekaligus mengontrol peraturan tersebut. Karena itu peran seorang pemimpin sangatlah penting, Menjadi seorang pemimpin harus selalu mengutamakan kemasalahan masyarakat yang dipimpinya, bukan mengutamakan nafsu sang pemimpin saja. “Jika diistilahkan, Politik itu bukan melalui indriya (nafsu – nafsu) saja. Kalau pemimpin Cuma menggunakan egon- egonya saja, itu bisa jadi pemicu bangsa kita ini,” tegasnya.

Selama duduk di kursi Legislatif Gusti Supriadi  mengaku, selalu mendapat support dan dukungan dari istri dan keluarganya. “Jabatan yang saya pegang sekarang ini adalah amanah dari rakyat, jadi saya harus menjalankannya dengan sungguh-sungguh dan sepenuh hati. Jangan lupa,ini semua hanya pinjaman sementara,titipan Tuhan, jadi kita juga harus ikhlas jika tiba – tiba kehilanganya,” tutup pria yang menyegani Bung Karno ini. (yes)