Hakim Tolak Eksepsi Ratna Sarumpaet

Sidang Ratna Sarumpaet. (foto : net)

Beritabalionline.com – Ketua Majelis Hakim Joni menolak eksepsi secara keseluruhan penasehat hukum dari terdakwa kasus penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet yang disampaikan dua pekan lalu. Dengan ditolaknya eksepsi itu maka kasus penyebaran berita hoaks ini berlanjut ke pembuktian pasal-pasal yang didakwakan ke terdakwa.

“Mengadili, satu menolak eksepsi penasihat hukum terdakwa. Dua menyatakan surat dakwaan jaksa telah disusun secara cermat dan lengkap,” kata Joni membacakan putusan sela, di PN Jakarta Selatan, Selasa (19/3/2019).

Dengan demikian, kata Joni, sidang dilanjutkan ke pokok perkara. Hakim kembali menyidangkan terdakwa pekan ke depan, Selasa 26 maret 2019 pukul 09.00 WIB.

“Tiga sidang pidana atas nama terdakwa Ratna Sarumpaet dilanjutkan, empat menangguhkan biaya perkara sampai putusan akhir,” ujar Joni.

Diketahui, jaksa mendakwa Ratna dengan dua dakwaan, pertama Pasal 14 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana atau dakwaan, atau kedua Pasal 28 ayat (2) jo 45A ayat (2) UU No 19 Tahun 2016, tentang Perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Menanggapi putusan tersebut, Terdakwa Ratna Sarumpaet mengaku tak terima dengan penolakan eksepsi dari majelis hakim. Artinya, Ratna harus melanjutkan sidangnya dalam pembahasan pokok perkara dengan pembuktian sejumlah saksi.

“Hati saya menerima? ya enggak. Tapi kan yang punya palu bukan saya,” kata Ratna sinis usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (19/3/2019).

Meski tak menerima, Ratna menyatakan siap menjalani proses persidangan pada pekan depan, dengan agenda pemeriksaan saksi dihadirkan.

“Ya Insha Allah siap,” tegas dia.

Sementara itu, massa yang mengatasnamakan diri sebagai Gerakan Anak Bangsa atau Gerbang berunjuk rasa di depan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (19/3). Dalam aksinya mereka meminta agar Ratna Sarumpaet membongkar aktor intelektual dalam penyebaran hoaks. *itn

BACA JUGA:  Tempo Siap Hadapi Laporan eks Komandan Tim Mawar ke Dewan Pers