‘BASAbali Wiki’, Lestarikan Bahasa Daerah Lewat Teknologi

Gubernur Wayan Koster didampingi Ny Putri Suastini Koster saat menerima audensi Bahasa Bali Foundation.(foto:ist).

Beritabalionline.com – Pelestarian Bahasa Bali perlu dilakukan, baik melalui pendidikan maupun teknologi digital. Sebab pada era globalisasi seperti saat ini, bahasa ibu semakin jarang digunakan oleh masyarakat Bali.

Karena itu, Gubernur Bali Wayan Koster menyambut baik kehadiran “BASAbali Wiki”. BASAbali Wiki dihadirkan untuk pelestarian Bahasa Bali.

“Saya menyambut baik hadirnya BASAbali Wiki. Ini merupakan langkah yang baik untuk melestarikan Bahasa Bali,” kata Gubernur Koster, saat menerima audensi Bahasa Bali Foundation di Gedung Jaya Sabha Denpasar, Senin (18/3/2019) malam.

Kehadiran BASAbali Wiki, imbuhnya, sejalan dengan Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 80 Tahun 2018 Tentang Perlindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali.

“Jadi, hal ini sangat bagus dan harus kita dukung,” tandas Gubernur Koster, yang juga ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali.

Ia berharap, dengan adanya BASAbali Wiki masyarakat mendapatkan manfaat dari segala informasi yang disajikan khususnya dalam mempelajari Bahasa Bali. Apalagi Bahasa Bali belakangan ini sudah mulai jarang digunakan oleh masyarakat Bali sendiri.

Hal tak jauh berbeda disampaikan Ny Putri Suastini Koster, yang turut mendampingi Gubernur Koster, pada kesempatan tersebut.

Menurut dia, pelestarian Bahasa Bali sudah harus dilakukan agar tidak punah. Sebab saat ini, Bahasa Bali kian terancam di antara bahasa lain yang lebih sering digunakan dalam keseharian masyarakat Bali.

“Bahasa Bali adalah bahasa ibu, merupakan jantung dan jiwa dari masyarakat Bali. Dengan adanya BASAbali Wiki ini, kita berharap khususnya generasi milenial, bisa kembali bergairah untuk mempelajari Bahasa Bali,” tutur Ny Putri Koster.

“Boleh kita mempelajari bahasa internasional, tapi jangan pernah kita melupakan bahasa asli kita sebagai orang Bali. Kita harus bangga menggunakan Bahasa Bali. Kita yang harus melestarikannya,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Hari Ini, Kasus Positif Covid-19 di Denpasar Melonjak, 2 Pasien Meninggal Dunia

Sementara itu Direktur BASAbali Wiki I Gede Nala Antara, menyampaikan bahwa pelestarian Bahasa Bali selama ini sudah selalu dilakukan agar tidak punah.

Para ahli bahasa bahkan telah memasukkan dalam halaman Google untuk dapat menerjemahkan bahasa ke dalam bahasa daerah Bali.

Nala Antara menambahkan, beberapa tahun yang lalu, kolaborasi sekelompok ahli bahasa dan anggota masyarakat berkumpul untuk membantu masyarakat Bali menciptakan materi belajar Bahasa Bali “7000 Bahasa Transparan” menerjemahkan halaman depan Google ke dalam bahasa Bali dan yang terakhir, BASAbali Wiki.

“Ini merupakan sebuah kombinasi kamus referensi yang terbuka untuk semua kalangan, ensiklopedia, dan perpustakaan digital dalam bahasa (Bali, Indonesia, Inggris) yang bisa diedit sendiri. Kami berharap BASAbali Wiki menjadi sumber informasi budaya Bali berbasis Bahasa Bali, juga sebagai media pembelajaran Bahasa Bali, terutama bagi generasi muda,” tuturnya.

Nala Antara menyebut, pada penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali (Februari) pihaknya ikut ambil bagian dengan melaksanakan Pesta Penerjemahan yang diikuti oleh guru, penyuluh Bahasa Bali, praktisi. Mereka menerjemahkan buku cerita Bahasa Indonesia menjadi buku cerita berbahasa Bali sebanyak 50 (lima puluh) buku.

Selain itu, dalam waktu dekat juga akan dilauncing Super Hero “Luh Ayu Manik Mas” atau Prawiren Putri Bali. Nantinya pada kesempatan itu juga akan diluncurkan 3 (tiga) buku cerita berbahasa Bali.(yaw)