Curi Uang Kotak Amal Masjid, ABK di Pelabuhan Benoa Diciduk Polisi

Kompol Ni Made Sukerti mengintrogasi ABK yang mencuri uang kotak amal masjid (foto : ist)
Beritabalionline.com – Aksi pencurian terjadi di Masjid Bahari yang berlokasi di areal Pelabuhan Benoa Denpasar. Pelaku beraksi dengan cara mencongkel dan mengambil uang di dalam kotak amal masjid sekitar Rp1,4 juta.
“Uang sekitar Rp1,4 juta yang hilang di dalam kotak amal merupakan uang amal dari jamaah masjid selama satu minggu,” terang Kapolsek Kawasan Laut Pelabuhan Benoa Kompol Ni Made Sukerti saat dikonfirmasi aksi pencurian, Minggu (17/3/2019).
Pengurus masjid bernama Sukandar (53) dalam laporan ke polisi mengatakan, saat hendak bersih-bersih dengan menyapu masjid, Jumat (15/3/2019) sekitar pukul 08.00 Wita, ia melihat dua kotak amal di dalam masjid telah terbuka. Setelah diperiksa terlihat bekas congkel dan uang di kotak amal hilang.
Polisi yang menerima laporan melakukan penyelidikan di sekitar TKP. Kurang dari 24 jam diperoleh ciri-ciri pelaku yang diketahui sebagai ABK di Pelabuhan Benoa. Meski mengetahui keberadaan pelaku bernama Ali Ibrahim (28), petugas tidak langsung menangkapnya.
“Pelaku bersembunyi di dalam sebuah kapal yang sandar di dermaga barat. Dikhawatirkan jika.langsung ditangkap, dia akan menceburkan diri ke laut. Sehingga anggota saya kumpulkan dulu untuk berbagi tugas,” terang Kapolsek.
Selain Reskrim, Unit Shabara Polsek Kawasan Laut Pelabuhan Benoa juga dilibatkan untuk mengepung lokasi persembunyian pelaku yang dikenal suka nekat. Pelaku akhirnya dapat dibekuk saat sembunyi di dalam kamar tidur KM Surya Terbit, Jumat (15/3/2019) sekitar pukul 22.30 Wita.
Barang bukti yang turut diamankan dari tersangka berupa uang tunai Rp1 juta, sebuah obeng warna hijau, celana pendek motif loreng, kaos hitam bertuliskan “Macan Ali”, sebuah dompet, serta dua buah kotak amal yang isinya diambil pelaku.
“Pelaku sudah kita jebloskan ke dalam sel Polsek Benoa sambil proses hukum lebih lanjut,” tutur Kompol Made Sukerti. (agw)
BACA JUGA:  Dituduh Dukun Santet, Kakek 71 Tahun di Denpasar Ditebas Senjata Tajam