Suami Dirawat di Rumah Sakit, Istri di Rumah Meninggal Dunia

Petugas memeriksa jenazah korban. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Istri seorang dokter bernama Catherine Andrea Devita Suhartono (28) ditemukan meninggal dunia secara mengenaskan dalam kamar rumahnya di Jalan Pulau Alor nomor 26, Denpasar Barat. Tubuh korban tergeletak di samping bawah tempat tidur dengan kondisi tengkurap.

“Saat ditemukan tangan korban berada di bawah perut serta rambutnya tergerai. Orang yang pertama kali menemukan suami korban,” ungkap Kapolsek Denpasar Barat AKP Johannes Nainggolan saat ditemui di Mapolsek Denpasar Barat, Selasa (12/3/2019).

Dari keterangan suami korban, Fredrik Cokro (30) yang berprofesi sebagai dokter, istrinya meninggal dunia saat ia sedang dirawat di Rumah Sakit Prima Medika karena menderita sakit demam berdarah pada Selasa (12/3/2019) sekitar pukul 10.40 Wita.

Dikatakan, saat itu ia merasa perasaannya tidak enak karena korban tidak bisa dihubungi. Fredik kemudian minta bantuan temannya bernama Kristian untuk mengecek ke rumahnya. Tak lama kemudian, Kristian menghubungi Fredik dan mengatakan rumahnya dalam keadaan sepi, namun lampu teras masih menyala.

Khawatir terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, Fredik minta izin pulang dari rumah sakit. Tiba di rumahnya, ia memanggil-manggil istrinya, namun tidak ada jawaban.

Selanjutnya dengan ditemani Kristian, Fredik lalu mendobrak pintu depan rumahnya. Ketika berjalan menuju kamar, saksi melihat anaknya menangis di sebelah tubuh istrinya yang sudah dalam keadaan kaku dan mukanya membiru.

Polisi yang memperoleh laporan kemudian mendatangi lokasi kejadian. Dari hasil pemeriksaan Tim Inafis Polresta Denpasar, ditemukan darah dari kemaluan korban (menstruasi) dan beberapa bagian tubuh korban sudah mengalami lebam mayat.

Kendati demikian, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban yang saat itu mengenakan baju kaos warna putih lengan merah bertuliskan “Love, Sweet, Hallo, Fun”, celana panjang leging corak batik warna coklat merah, memakai kaos kaki warna merah hijau dan celana dalam warna hitam tersebut.

BACA JUGA:  Jokowi Serahkan 3.000 Sertifikat Tanah di Kabupaten Bangli

“Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya, karena tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, baik kekerasan akibat benda tajam maupun kekerasan akibat benda tumpul,” terang Kapolsek. *agw