Gubernur Koster akan Kembangkan Industri Kreatif Berbasis Budaya dengan Branding Bali

Gubernur Bali I Wayan Koster. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Gubernur Bali Wayan Koster menerima audensi pengurus KADIN Bali. Pada kesempatan itu, KADIN Bali mengundang Gubernur Koster untuk membuka dan menjadi keynote speaker acara Rapat Pimpinan Provinsi KADIN Bali yang akan diselenggarakan pada 28 Maret mendatang di Hotel Grand Inna Bali.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Koster mengajak KADIN Bali untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan visi ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’ khususnya di bidang ekonomi.

“Saya mengajak semua elemen di Bali, khususnya pihak swasta agar bisa membangun sinergi bergotong royong untuk membangun suatu kekuatan ekonomi menuju Bali era baru dalam bidang ekonomi,” kata Gubernur di Rumah Jabatan Jayasaba, Selasa (12/3/2019).

Menurut Koster, KADIN memiliki peran sangat strategis untuk mewujudkan Bali bisa berdikari secara ekonomi dengan tetap menjadi bagian dari NKRI dan ekonomi global. Untuk itu, lanjutnya, perekonomian di Bali harus sesuai dengan potensi yang ada di Bali untuk kemudian disinergikan dengan sektor-sektor lain.

Selanjutnya Koster yang juga Ketua DPD PDIP Bali ini menambahkan, masyarakat Bali harus menjadi subyek pelaku ekonomi di Bali tanpa menutup diri dari dunia luar.

“Kita harus memikirkan bagaimana model ekonomi yang memfasilitasi masyarakat Bali,” ucapnya.

Dia menilai, pertemuan ini sendiri menjadi sangat penting untuk para pelaku bisnis yang tergabung dalam KADIN Bali agar dapat memahami visinya sebagai Gubernur Bali sehingga bisa terlibat dalam pembangunan di daerah ini. Salah satu yang menjadi programnya adalah mengembangan industri kreatif berbasis budaya Bali.

Menurut dia, orang-orang Bali punya potensi yang inovatif dan kreatif sehingga bisa menghasilkan produk-produk yang bernilai tinggi karena itu harus disambungkan dengan ekonomi yang berkaitan dengan industri budaya.

BACA JUGA:  Mentan: Stok Beras di Pasar Dua Kali Lipat dari Standar

“Salah satunya adalah industri kreatif berbasis budaya branding Bali yang menurut saya itu betul betul menjadi kekuatan Bali, ini adalah ekonomi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” pungkas Gubernur. *agw