Pasutri Penghuni Asrama Polri Dianiaya, Pelaku Mantan Buruh Proyek di Rumah Korban

Polisi gelar pra rekontruksi kasus penganiayaan di Perum Asrama Polri Abian Timbul (foto : ist)

Beritabalionline.com – Pasangan suami istri bernama Sigit Pramono (58) dan Dian Indah Permatasari (57), warga Perum Asrama Polri Abian Timbul No.B6-B7 di Jalan Imam Bonjol 326, Denpasar Barat menjadi korban penganiayaan. Sigit Pramono akhirnya meregang nyawa saat menjalani perawatan di rumah sakit.

“Sigit Pramono meninggal dunia dengan luka tusuk di perut, dada dan pelipis. Sedangkan tangan kanan istrinya patah akibat pukulan benda keras,” terang sumber di lingkungan Polresta Denpasar, Senin (11/3/2019).

Informasi di lapangan yang berhasil dihimpun, kasus penganiayaan berawal saat Sigit tengah berada di teras rumahnya, Selasa (26/2/2019) sekitar pukul 09.00 Wita lalu. Tiba-tiba datang pelaku menggedor-gedor pintu gerbang rumah korban.

Setelah pintu gerbang dibuka, pelaku langsung menyerang dengan menusuk perut, dada dan kepala Sigit Pramono menggunakan sebilah pisau. Belum puas, pelaku juga memukuli korban.

Mendengar keributan, Dian yang tengah berada di dapur berlari kedepan dan melihat suaminya telah tergeletak di halaman rumah dengan kondisi bersimbah darah.

Ketika Dian berusaha mengangkat tubuh suaminya, pelaku mengambil sebilah bambu dan memukulinya. Wanita paruh baya tersebut menjerit dan menangis kesakitan. Tangisan Dian didengar seorang buruh proyek bernama Umar (23).

Saksi kemudian memegang tubuh pelaku dan menyeretnya keluar dari halaman rumah korban. Disana pelaku akhirnya melarikan diri setelah sebelumnya mengancam akan menghabisi Umar jika ikut campur.

Setelah pelaku kabur, saksi berteriak minta tolong hingga membuat warga sekitar berdatangan dan membawa kedua korban ke rumah sakit.

Dari hasil penyelidikan serta keterangan saksi di lapangan, polisi berhasil mengantongi identitas pelaku yang diketahui bernama Mochamad Chusen (37) dan tinggal di sebuah rumah kos di Jalan Segina II B No 16, Denpasar Barat.

BACA JUGA:  Berkas Dilimpahkan ke Pengadilan, Jerinx SID Segara Diadili, Ditangani 7 Jaksa

Namun saat polisi mendatangi tempat kosnya, pelaku sudah tidak ada. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh proyek tersebut akhirnya dapat diringkus oleh Unit Reskrim Polsek Denpasar Barat dengan di back up Tim Resmob Satreskrim Polresta Denpasar ketika berada di rumah mertuanya di Dusun Dapurno, Kelurahan Dapur Kejambon, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (9/3/2019) sekitar pukul 12.30 WIB.

Hasil introgasi awal, pelaku mengaku melakukan penusukan dan pemukulan menggunakan bambu. Pelaku merasa jengkel dengan korban karena masalah hutang piutang.

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol I Wayan Arta Ariawan membenarkan pihaknya telah mengamankan pelaku penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia di Asrama Polri Abian Timbul.

“Iya, kemarin (Minggu, 10/3/2019) kita sudah lakukan pra rekontruksi di TKP, nanti segera kita kabari untuk release,” kata Kasat Reskrim. (agw)