Dilarang Bawa Pergi Anak Orang, Dua Remaja Ngamuk di Panjer

Ilustrasi.

Beritabalionline.com – Aksi pengeroyokan berlangsung di sebuah rumah di Jalan Tukad Pancoran gang XI nomor 31 Panjer, Denpasar Selatan. Dua orang pemuda bernama Sahedi Jaya alias Jawir (19) dan temannya yang belum diketahui identitasnya mengeroyok Muhadi (53) hingga korban luka-luka.

“Korban mengalami luka memar di dada kiri, lengan bawah kanan, dan telapak kaki kanan akibat dikeroyok pelaku,” ungkap sumber di lapangan, Senin (11/3/2019).

Tidak hanya menganiaya, para pelaku juga memecahkan kaca jendela, menendang pintu triplek rumah hingga jebol dan merusak jemuran milik korban. Bahkan, istri korban bernama Suparyasih (49) yang hendak melerai juga ikut terluka kakinya setelah menginjak pecahan kaca jendela.

Informasi diperoleh di lapangan menyebutkan, aksi pengeroyokan disertai pengerusakan bermula dari kedatangan Sahedi bersama temannya ke rumah korban, Minggu (10/3/2019) sekitar pukul 00.30 Wita. Pemuda yang tinggal di Jalan Hayam Wuruk, Banjar Kelandis, Denpasar Timur itu hendak mengajak pergi anak korban.

Lantaran tidak diizinkan oleh korban, kedua pemuda bengal tersebut memaksa masuk ke dalam kamar anak korban. Adu mulut terjadi, kedua pelaku kemudian mengeroyok dan merusak rumah korban. Aksi para pelaku terhenti ketika istri korban berteriak minta tolong. Takut ditangkap warga, keduanya langsung kabur menggunakan sepeda motor.

Dikonfirmasi terpisah, Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan Iptu Hadimastika KP mengaku dirinya belum menerima laporan terkait kejadian tersebut.

“Belum ada laporan masuk,” jawab Kanit Reskrim singkat. Namun dari hasil penelusuran, korban diketahui telah melapor ke kantor polisi. Hal ini sesuai dengan bukti laporan dengan nomor LP-B/43/III/2019/Bali/Resta Dps/Sek Densel. (agw)

BACA JUGA:  Bongkar Peredaran Narkoba yang Dikendalikan Napi LP Kerobokan, BNN Bali Sita 2 Kg Sabu