Siswa Jatuh ke Jurang di Nusa Penida Ditemukan Sudah Meregang Nyawa

Jenazah korban dievakuasi petugas Tim SAR. (foto ; ist)

Beritabalionline.com – Setelah empat hari dilakukan pencarian, akhirnya petugas menemukan I Made Candra Udiana (16), siswa yang jatuh ke jurang sedalam 200 meter di Desa Batumadeg, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung.

Sayang, saat ditemukan siswa SMK Negeri 1 Nusa Penida tersebut sudah meregang nyawa atau meninggal dunia. “Posisi korban ditemukan berada di tebing bagian bawah, sekitar 8 hingga 10 meter ke selatan dari awal titik jatuh. Saat itu korban sudah meninggal dunia,” terang PLT Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Made Junetra, Selasa (26/2/2019) siang.

Junetra menjelaskan, sebelumnya keluarga korban yang ikut melakukan pencarian dengan menggunakan jukung melihat sosok yang dicurigai sebagai jenazah korban saat melakukan penyisiran.

Lantaran kesulitan mendekat ke lokasi dikarenakan medan yang sulit, tim SAR gabungan yang diberitahu kemudian bergerak menuju titik penemuan dengan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB).

“Posisi korban berada di tebing bagian bawah. Karena kondisi ombak tidak memungkinkan RIB untuk merapat ke pinggir tebing, maka diputuskan agar jukung yang mengevakuasi korban. Beberapa orang kemudian berenang untuk bisa menjangkau jenazah korban,” kata Junetra.

Proses evakuasi berlangsung sekitar dua jam. Tepat pukul 13.20 Wita, jenazah korban akhirnya dinaikkan ke jukung. Dengan menggunakan RIB, tim SAR yang berada di atas RIB terus memantau proses evakuasi dan mengawal pergerakan jukung.

Tebing tempat ditemukan jenazah korban. (foto : ist)

Sementara tim darat berkoordinasi dengan Rumah Sakit Pratama, Nusa Penida untuk mempersiapkan  ambulans dari Puskesmas Nusa Penida 3.

“Penjemputan korban dilakukan di Pelabuhan Banjar Nyuh. Setelah itu jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Pratama Nusa Penida,” jelas Junetra.

BACA JUGA:  Taksu Lab Klinik Berbagi di Pujungan

Diberitakan sebelumnya, I Made Chandra Udiana terjatuh dari tebing setinggi 200 meter di Desa Batumadeg, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung pada Sabtu (23/2/2019) malam.

Ketika itu korban bersama dengan teman sekelasnya mengadakan kemah di sekitar tebing Perairan Saren Cliff Point. Malam harinya mereka kemudian mencari kayu bakar.

Namun nahas, karena kondisi gelap korban tak melihat pinggiran tebing dan terperosok jatuh. Tim SAR gabungan sempat menemukan baju milik korban dan bercak darah.

Dari penemuan itu petugas kemudian menindaklanjutinya dengan penyisiran di perairan sekitar tebing, di mana posisi korban terjatuh dengan menggunakan jukung dan RIB. *agw