Pangdam Berharap Yonif Raider 900/SBW Jadi Batalyon Kebanggaan Kodam Udayana

Mayjen TNI Benny Susianto saat upacara serah terima jabatan Danyonif Raider 900/Satya Bhakti Wirottama (foto : ist)

Beritabalionline.com – Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Benny Susianto memimpin upacara serah terima jabatan Danyonif Raider 900/Satya Bhakti Wirottama dari Letkol Inf Toni Sri Hartanto kepada Letkol Inf Danang Prasetyo Wibowo.

“Ini merupakan bagian dari proses kaderisasi. Penyegaran dan tuntutan kebutuhan organisasi serta alih komandan kesatuan merupakan momen untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, manajerial, wawasan dan profesionalitas prajurit yang bersangkutan,” kata Pangdam selaku irup dalam upacara sertijab, Senin (25/2/2019) di Lapangan Makoyonif Raider 900/SBW, Singaraja, Kabupaten Buleleng.

Pangdam kemudian memerintahkan Danyon yang baru agar memimpin dan membawa Yonif Raider 900/SBW menjadi Batalyon kebanggaan dengan cara meningkatkan profesionalisme prajurit secara perorangan maupun satuan.

“Anggota Yonif Raider 900/SBW harus terus berlatih untuk meningkatkan kemampuan, kewaspadaan, kepekaan dan mampu mengantisipasi setiap perkembangan situasi agar keamanan wilayah Kodam IX/Udayana tetap terjaga dan dapat terpelihara dengan baik,” ucap Pangdam.

Dalam kesempatan tersebut Pangdam IX/Udayana mengucapan terima kasih dan penghargaan yang setulus-tulusnya kepada Letkol Inf Toni Sri Hartanto beserta Isteri atas pengabdiannya selama ini.

Kemudian kepada Letkol Inf Danang Prasetyo Wibowo beserta Isteri disampaikan ucapan selamat atas kepercayaan yang telah diberikan oleh Pimpinan TNI Angkatan Darat untuk memangku jabatan sebagai Danyonif Raider 900/SBW yang baru.

Diakhir upacara Sertijab para Prajurit Yonif Raider 900/SBW menunjukkan keahlian Beladiri Yongmoodo seperti permainan double stick, toyak dan pedang, teknik kata, rintangan api dan senjata.

Yonif Raider 900/SBW merupakan Batalyon yang berkedudukan langsung di bawah kendali Pangdam IX/Udayana dengan tugas pokok yakni melaksanakan Operasi Militer Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP), serta tugas-tugas kewilayahan maupun tugas khusus yang diberikan sesuai petunjuk Pangdam IX/Udayana dalam menciptakan situasi yang kondusif di wilayah kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya di Bali dan Nusa Tenggara. (agw)

BACA JUGA:  Hari Ini, Kasus Positif Covid-19 di Denpasar Lebih Banyak dari yang Sembuh, 1 Orang Meninggal