Tiga Pekan, Polresta Denpasar Ringkus 23 Penyalahguna Narkoba

Empat perempuan pengguna dan pengedar narkoba beserta barang bukti (BB) narkoba yang diamankan Satresnarkoba Polresta Denpasar (foto : Agung W/Beritabalionline.com)
Beritabalionline.com – Dalam tiga pekan terakhir (bulan Februari 2019), Satuan Reserse Narkoba Polresta Denpasar bersama Satgas CTOC berhasil mengungkap sebanyak 21 kasus penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polresta Denpasar.
“Dari 21 kasus yang kita ungkap, kita amankan 23 orang pelaku. Mereka terdiri dari 19 pelaku laki-laki dan 4 orang pelaku perempuan,” beber Kapolresta Denpasar Kombes Pol Ruddi Setiawan ketika ekspose kasus narkoba di Lapangan Bajra Sandi, Renon, Denpasar, Minggu pagi (24/2/2019).
Selain pengguna, beberapa pelaku yang ditangkap merupakan bandar, kurir dan pengedar narkoba. Bahkan, empat orang di antaranya merupakan residivis dalam kasus sama yang telah bebas dari LP Kerobokan pada tahun 2012 dan 2017.
Foto : Agung W/Beritabalionline.com)
Jumlah barang bukti yang diamankan dari para pelaku berupa sabu seberat 406,94 gram, ekstasi 232 butir, tembakau gorila 448,92 gram, dan heroin 77,70 gram. Kapolresta menyebut, barang haram tersebut dapat merusak sebanyak 5.832 jiwa.
“Sumber barang diperoleh dari seseorang tidak dikenal (Lembaga Pemasyarakatan), dari luar kota (Jakarta), serta memesan melalui sosial media. Modus peredarannya ada yang membeli secara langsung dan ada juga melalui tempelan,” terang Kapolresta.
Ekspose kasus narkoba oleh Polresta Denpasar di Lapangan Bajra Sandi Renon menarik perhatian ribuan warga masyarakat yang tengah berolahraga. Dengan mengenakan baju tahanan, para pelaku digiring dalam kondisi dirantai tangan dan kakinya.
“Ini sebagai bentuk hukuman sosial karena dipertontonkan kepada masyarakat. Harapannya agar mereka malu dan ketika keluar dari penjara tidak lagi melakukan perbuatan yang sama. Dan ini sudah terbukti, yang dulunya 60 persen pelaku warga lokal, sekarang turun 37 persen,” jelas Kombes Ruddi. (agw)
BACA JUGA:  Curi Baterai Perusahaan Provider, 3 Pelaku dan 1 Penadah Diamankan Polisi