Oknum Mahasiswa Ditembak Polisi Usai Menjambret Handphone Milik Mahasiswi

Pelaku penjambretan dan barang bukti diamankan di Mapolresta Denpasar. (foto : Agung W/Beritabalionline.com)
Beritabalionline.com – Sebutir timah panas dilepaskan petugas kepolisian hingga menembus betis kaki Renaldy Alfredo Junior Boik (22), seorang pelaku jambret. Polisi terpaksa mengambil tindakan tegas lantaran tersangka melawan saat ditangkap.
“Tersangka kita buru setelah menjambret handphone milik mahasiswi bernama Febrianti (20),” ucap Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol I Wayan Arta Ariawan kepada awak media, Jumat (22/2/2019) di Mapolresta Denpasar.
Peristiwa berawal ketika korban berjalan kaki sendirian di Jalan Ir. Ida Bagus Oka gang Rencong, Panjer, Denpasar Selatan, Kamis (21/2/2019) sekitar pukul 20.00 Wita. Dari arah belakang pelaku yang mengendarai sepeda motor terus membuntuti korban.
Tiba di jalan sepi, pelaku yang masih berstatus sebagai mahasiswa sebuah perguruan tinggi swasta di Denpasar ini lalu merampas handphone merk Vivo Y91 yang dipegang korban. Usai beraksi tersangka langsung kabur tancap gas.
Berbekal ciri-ciri pelaku berdasarkan keterangan korban, polisi yang melakukan penyelidikan memperoleh informasi jika pelaku tinggal di sebuah rumah kos di Jalan Tukad Pancoran Blok.E Panjer, Denpasar Selatan. Pelaku akhirnya dibekuk Tim Resmob Polresta Denpasar, Rabu (20/2/2019) sekitar pukul 19.45 Wita.
Dari hasil interogasi, terungkap jika sebelumnya pelaku sudah beberapa kali melakukan aksi jambret yakni sekali pada akhir 2017 dan dua kali di tahun 2018. Oleh pelaku, barang hasil kejahatan dijual melalui toko online.
“Uang hasil jualan barang curian dipakai pelaku untuk kebutuhan sehari-hari. Pelaku dijerat pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,” kata Kasat Reskrim. (agw)
BACA JUGA:  Pelototi Wilayah Rawan Kejahatan, Polisi Gelar Patroli Hingga Subuh