Memasuki Usia 55 Tahun, PT. Angkasa Pura I Resmikan Penggunaan Visi dan Misi Baru

General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, Yanus Suprayogi. (foto : Agung W/Beritabalionline.com)
Beritabalionline.com – Memasuki usia 55 tahun PT. Angkasa Pura I (Persero) memperbaharui visinya menjadi lebih progresif dari yakni “Menjadi Penghubung Dunia yang Lebih dari Sekedar Operator Bandar Udara dengan Keunggulan Layanan yang Menampilkan Keramahtamahan Khas Indonesia”.
“Sebelumnya visi kami adalah “Menjadi Salah Satu dari Sepuluh Perusahaan Pengelola Bandar Udara Terbaik di Asia”. Visi baru ini tentu diikuti misi baru pula, di mana dalam misi barunya, PT. Angkasa Pura I (Persero) berniat memberikan layanan global baik dalam standar keselamatan, keamanan, dan kenyamanan terbaik, meningkatkan nilai pemangku kepentingan dan menjadi mitra pemerintah dan penggerak pertumbuhan ekonomi,” terang General Manager Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Yanus Suprayogi saat perayaan HUT ke-55 PT. Angkasa Pura I (Persero), Sabtu (23/2/2019) di Tuban, Badung.
Kemudian kata Yanus, Angkasa Pura I juga akan meningkatkan daya saing perusahaan melalui kreatifitas dan inovasi, memberikan kinerja pelayanan bandar udara yang prima dalam memenuhi harapan stakeholder melalui pengelolaan sumber daya manusia, serta memberikan kontribusi positif pada kelestarian lingkungan. Keenam misi baru tersebut menjadi tujuan bagi perusahaan untuk dapat dicapai ke depannya.
Sesuai dengan salah satu misinya, “Menjadi mitra pemerintah dan penggerak pertumbuhan ekonomi”, di tahun 2018 lalu kinerja PT. Angkasa Pura I (Persero) mengalami pertumbuhan yang sangat positif. Dari sisi trafik, PT Angkasa Pura I (Persero) telah melayani 96,5 juta penumpang di 13 Bandar Udara, tumbuh 7,6 persen  jika dibandingkan dengan tahun 2017 dengan 89,7 juta penumpang.

Secara khusus, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai mengalami peningkatan pelayanan penumpang yang sangat signifikan, yaitu sebesar 13 persen dibanding tahun 2017. Selama 2018 lalu, sejumlah 23,7 juta penumpang telah terlayani, termasuk di dalamnya sejumlah 6 juta wisatawan mancanegara yang datang selama tahun lalu.

BACA JUGA:  Di Awal 2020, Industri Pariwisata Kehilangan Pendapatan Rp60 Triliun

Faktor Bali beberapa kali mendapat kehormatan menggelar pagelaran akbar kelas dunia di antaranya IMF-World Bank Group Annual Meetings 2018 dan Our Ocean Conference 2018 turut menjadi katalis dalam peningkatan lalu lintas di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, di samping daya tarik Bali dengan kekentalan budaya, alam, dan keramah tamahannya yang semakin menjadi primadona bagi wisatawan dari seluruh penjuru dunia.

Pada acara puncak peringatan hari jadi PT. Angkasa Pura I (Persero), Yanus juga menyampaikan target yang hendak dicapai di tahun 2019 ini yaitu Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai yaitu 24,7 juta penumpang. Dengan target ini, maka Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai akan mengkontribusikan 24,4 persen dari target seluruh Bandar Udara di Indonesia yang dikelola oleh PT. Angkasa Pura I (Persero).

“Terkait figur target 24,7 juta penumpang pada tahun 2019, hal ini merupakan puncak dari kapasitas Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai pada skala nyaman. Sehingga pada tahun ini kita sedang dan telah melakukan kajian awal untuk pengembangan Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai baik pada sisi terminal, runway, taxiway, apron, dan sisi darat dalam pemenuhan masterplan yang telah ditetapkan untuk mencapai kapasitas hingga 37,6 juta penumpang pada tahun 2023,” kata Yanus. (agw)