Siapkan Wifi Gratis di Seluruh Desa Adat, Gubernur Koster Dorong Perkembangan Startup Bali

Gubernur Koster dan Menristekdikti Mohammad Nasir pada peringatan Hari Teknologi Nasional 2019. (foto : ist)
Beritabalionline.com – Gubernur Bali Wayan Koster akan mempersiapkan wifi gratis di seluruh desa adat guna mendukung kehadiran startup lokal dan industri kreatif yang ada di daerah ini, serta sekaligus mendorong UMKM lokal lebih berdaya saing di pasaran nasiaonal maupun internasional.
Demikian disampaikan Gubernur Koster saat menghadiri peringatan Hari Teknologi Nasional tahun 2019 di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Kamis (21/2/2019) pagi.
Pada kesempatan tersebut Koster yang juga Ketua DPD PDIP Bali ini berjanji akan mengembangkan pelatihan inkubator bisnis untuk anak muda yang akan diprogramkan mulai tahun 2020 bekerjasama dengan perguruan tinggi yang ada di Bali.
“Memfasilitasi dari segi teknologi sarana prasarananya yang dimulai dengan wifi gratis di seluruh desa adat, puskesmas, destinasi wisata dan SMA/SMK se-Bali,” ungkapnya.
Ia menambahkan sedang memetakan potensi desa yang ada di Bali agar industri kreatif nantinya sesuai dengan kondisi desa tersebut.
Dia berharap strategi ini akan menumbuhkan UMKM di Bali. Saat ini saja dengan pelaksanaan Pergub 79/2018 tentang penggunaan busana adat Bali dan Pergub 97/2018 tentang pembatasan timbulan sampah plastik sekali pakai telah berpengaruh terhadap UMKM dan industri kreatif di Bali.
Sementara itu, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohammad Nasir mengatakan, Bali perlu mendorong potensi yang dimiliki di bidang pariwisata seni dan budaya dengan mengembangkan industri kreatif berbasis teknologi.
Menurut Menristekdikti, mulai tahun 2015 sampai saat ini pihaknya telah membantu sebanyak 1.200 startup yang ada di seluruh Indonesia. Hal ini dilakukan sebagai salah satu cara untuk mendorong inovasi startup-startup yang didanai oleh kementerian dengan jumlah yang bervariasi.
“Saya mendorong Bali bisa lakukan ini. Kami coba akan bekerja sama dengan Provinsi Bali untuk startup-startup yang ada di daerah ini,” demikian Nasir. (agw)
BACA JUGA:  Pangdam Udayana Minta Informasi Pembakaran Bendera HTI Jangan Diplintir