Ledakan di Mal Taman Anggrek, Jakarta Lukai 6 Orang dan 40 Gerai Rusak

Ledakan di Mal Taman Anggrek, Jakarta. (foto : Tribunnews.com)

Beritabalionline.com – Buntut ledakan pipa gas di Mal Taman Anggrek, Jakarta, mengakibatkan enam  orang mengalami luka bakar di wajah dan tangan, serta 40 gerai rusak parah. “40 gerai mengalami kerusakan berat,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Jakarta, Rabu (20/2/2019).

Meski sempat terhenti, kini aktivitas di pusat perbelanjaan tersebut sudah kembali normal. Hanya saja, bagian food court belum beroperasi normal dan masih diberi garis polisi.

“Hasil investigasi dari team Gegana Polda Metro Jaya bahwa ledakan terjadi akibat kebocoran saluran pipa gas Depot Betawi,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi mengatakan ledakan terjadi akibat partikel gas yang terkumpul di suatu ruang sempit kemudian disedot oleh blower hingga menimbulkan percikan api.

“Ledakan mekanikal dimana tidak ditemukan bahan peledak di TKP. Artinya, ini bukan bom. Secara mekanikal artinya gas itu berkumpul di tempat yang minim dan disamber oleh blower disedot blower dan bertemu percikan api akhirnya terjadi ledakan,” katanya.

Sebelumnya, suara ledakan terdengar salah satu bagian food court Mal Taman Anggrek, Grogol, Jakarta Barat. Dugaan sementara berasal dari tabung gas.

Peristiwa itu terjadi kira-kira pukul 10.30 Wib. Saat ini, kepolisian bersama petugas pemadam kebakaran sedang berada di lokasi.

“Diduga dari tabung gas tapi untuk pastinya belum bisa dipastikan karena masih nunggu hasil,” kata Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren, AKP Rensa Aktadivia, saat dikonfirmasi awak media. (itn) 

BACA JUGA:  Terpapar Radikalisme, Bripda Nesti Dipecat dan Terancam Penjara 12 Tahun